SuaraBanyuurip.com – Universitas Bojonegoro (Unigoro) akan mendeklarasikan sebagai kampus pesilat berbakat pertama di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Penobatan tersebut karena selama ini perguruan tinggi di bawah Yayasan Suyitno ini kerap menorehkan prestasi silat di tingkat lokal, regional, nasional hingga internasional.
Unigoro akan menggelar latihan bersama sekaligus deklarasi Kampus Pesilat pada 15 Agustus 2025. Kegiatan tersebut akan berkolaborasi dengan Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP).
“Insyaallah deklarasi nanti akan diikuti 403 pesilat dari 16 perguruan silat se Kabupaten Bojonegoro,” kata Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto, M.Si., Jumat (8/8/2025).
Erwanto melanjutkan, tujuan utama deklarasi Unigoro Kampus Pesilat adalah untuk kaderisasi atlet-atlet pencak silat agar dapat berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Terlebih pesilat Unigoro, Yoga Aldi Pradana, berhasil menyabet medali emas di ajang ASEAN University Games 2024. Diharapkan prestasi membanggakan tersebut tidak berhenti tahun lalu.
“Pencak silat Adalah lumbung prestasi bagi Unigoro. Nah, prestasi inilah yang juga meningkatkan value kampus di masyarakat,” jelas dosen prodi Kimia Unigoro.
Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat, Wahyu Subakdiono, mengapresiasi Unigoro yang berkomitmen mencetak pesilat berprestasi. Sehingga diharapkan mampu memotivasi pesilat lainnya untuk saling merangkul dan membina bersama.
“Pesilat yang memiliki background sebagai mahasiswa tentunya memiliki nilai plus tersendiri. Karena mereka memiliki kemampuan akademik yang mumpuni, sekaligus berprestasi di pencak silat. Sehingga bisa meminimalisir accident yang tidak diinginkan,” ucapnya saat menghadiri rapat koordinasi di Unigoro pada 24 Juli 2025.(red)





