SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Moch Teguh Rahayu, striker kesebelasan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bojonegoro, menjadi top skor sementara turnamen sepak bola PKDI Cup 2025 se Jawa Timur. Kepala Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, ini mengoleksi 7 gol dalam tiga pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Dari 7 gol yang dicetak Teguh, panggilan akrab Moch Teguh Rahayu, 5 gol disumbangkan saat meladeni PKDI Nganjuk. Dalam laga perdana itu, PKDI Bojonegoro menang telak 13-1 atas PKDI Nganjuk.
Sedangkan dua gol lainnya berhasil dikoleksi Teguh saat melawan PKDI Magetan dan PKDI Lamongan. PKDI Bojonegoro berhasil mengubur ambisi dua kesebelasan tersebut dengan kemenangan 2-1 dan 2-0.
PKDI Bojonegoro berhasil melaju ke babak semifinal. Kesebelasan para kepala desa dari kabupaten penghasil migas-sebutan lain Bojonegoro, ini akan melawan PKDI Sampang pada malam nanti, Minggu (10/8/2025), pukul 20.00 Wib, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Kontribusi Teguh sebagai striker PKDI Bojonegoro cukup besar di turnamen PKDI Cup 2025 se Jawa Timur. Striker bertubuh jangkung ini cukup produktif mencetak gol di setiap laga.
Ketajaman Teguh membobol gawang lawan sempat membuat dirinya dicurigai bukan sebagai seorang kepala desa. Apalagi ditambah usianya saat ini masih 32 tahun.
“Iya benar. Ada yang curiga kalau saya ini bukan kepala desa, karena usia saya paling muda di antara teman-teman kepala desa,” ujar kepala desa kelahiran 1993 ini kepada suarabanyuurip.com, Minggu (10/8/2025).

Teguh mengaku sejak remaja sudah senang bermain sepak bola. Ia pernah masuk sekolah sepak bola (SSB) Angling Dharma Kalitidu. Setelah itu berhenti, dan memilih mengabdikan diri untuk masyarakat Mojosari sebagai Kepala Desa.
“Saya dilantik menjadi Kepala Desa Mojosari pada April 2020. Saat itu usai saya masih 27 tahun,” jelas kepala desa satu periode yang mendapat penambahan jabatan 2 tahun ini.
Teguh menyatakan, tidak ada persiapan khusus menghadapi kesebelasan PKDI Sampang dalam laga semifinal PKDI Cup 2025 se Jawa Timur nanti malam. Namun, dirinya optimis kesebelasan PKDI Bojonegoro dapat bermain kompak karena selama ini mereka sudah sering bermain bersama dalam klub Lurah Soccer
“Temen-temen hanya pemulihan stamina saja. Karena waktunya mepet,” ucapnya.
Teguh berharap PKDI Bojonegoro berhasil menjadi jawara dalam turnamen PKDI Cup 2025 se Jawa Timur.
“Kalau top skor ini hanya bonus. Terpenting teman-teman bisa bermain kompak, tidak ego dan lebih mementingkan hasil untuk meraih kemenangan,” pungkasnya.
Turnamen PKDI Cup 2025 Jawa Timur diikuti 30 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Pertandingan dibagi dua wilayah yakni Zona A Gresik dan Zona B Pasuruan.
Turnamen PKDI Cup 2025 Jawa Timur sekarang ini telah memasuk babak semifinal. Di zona A Gresik akan mempertemukan PKDI Bojonegoro dan PKDI Sampang. Sedang di Zona B Pasuruan, PDKI Banyuwangi akan melawan PKDI Malang di babak semifinal. Pertandingan dilaksanakan di Stadion R. Sudrasono Bangil-Pasuruan.
Masing-masing pemenang laga Zona A Gresik dan Zona B Pasuruan malam nanti akan bertemu di grand final pada Rabu (13/8/2025), di Stadion Gelora Joko Samodro, Gresik.
Ketua PKDI Bojonegoro, K.R.A.T Sudawam berpesan kepada para pemain untuk tetap solid, kompak, berjuang maksimal dan menjaga sportivitas dalam pertandingan semifinal PKDI Cup 2025 se Jawa Timur.
“Semoga PKDI Bojonegoro nanti malam menang, masuk final dan menjadi juara, sehingga bisa mengharumkan dan membanggakan Bojonegoro,” tambah Kepala Desa Pelem, Kecamatan Purwosari ini.(suko)





