430 Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Belum Beroperasi Terkendala Modal Usaha

Kopdes Merah Putih Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Forkopimda saat mengikuti launching Kopdes Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 430 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Bojonegoro, Jawa Timur masih belum beroperasi. Belum jalannya aktivitas usaha di koperasi desa tersebut karena koperasi belum memiliki anggaran.

“Bahkan kami belum memiliki kantor untuk menjalankan usaha koperasi,” kata Ketua Kopdes Merah Putih Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Yazid.

Dia mengatakan, mayoritas Kopdes Merah Putih belum aktif menjalankan usahanya. Itu disebabkan berbagai kendala, misalnya surat keputusan (SK) Kemenkumham belum diberikan, pembekalan dan pelatihan belum diagendakan serta anggaran kopdes juga masih belum jelas.

“Petunjuk teknis atau juknis terkait pembiayaan koperasi dari pemerintah pusat juga belum terbit,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Pengurus Kopdes Merah Putih Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Rofiq juga mengeluhkan hal yang sama. Ia bersama pengurus lainnya masih kebingungan karena juknis pembiayaan koperasi belum turun.

“Belum ada aktivitas usaha koperasi masih belum jalan. Kami belum memulai membuka usaha karena terkendala anggaran,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop UM) Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari, saat dikonfirmasi beberapa kali melalui sambungan telepon WhatsApp belum memberikan jawaban terkait perkembangan Kopdes Merah Putih.(jk)

Pos terkait