Kunker di Bojonegoro, Menpora : Sudah Terima Proposal Renovasi Stadion Senilai Rp300 Miliar

Menpora Dito Ariotedjo di Bojonegoro
Menpora Dito Ariotedjo (tengah) dalam wawancara cegat di GOR Utama Bojonegoro, didampingi Bupati Wahono (baju batik) dan Bupati Tuban Halindra.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur kabarnya telah mengajukan permohonan renovasi untuk Stadion Letjen H. Soedirman kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) senilai Rp300 miliar.

Proposal itu diajukan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro. Renovasi untuk stadion berumur 45 tahun sejak berdiri pada 1980 ini dinilai lebih realistis ketimbang membangun stadion baru.

‘’Saya sudah terima proposalnya renovasi Stadion,’’ kata Menpora Dito Ariotedjo kepada Suarabanyuurip.com disela-sela kunjungan kerja (Kunker) ke Bojonegoro di Gedung Olahraga (GOR) Utama, turut Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (26/8/2025).

Menteri di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto ini menjelaskan, jika proposal tersebut diserahkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan ia terima secara langsung. Selanjutnya proposal tersebut akan dibicarakan ditingkatan pusat.

“Saya melihat Bupati Bojonegoro Pak Setyo Wahono sangat berkomitmen terhadap perkembangan olahraga di Bojonegoro. Pak Bupati ini komitmennya pada olahraga luar biasa,’’ ujarnya bernada memuji.

Baca Juga :   2 Penjual Arak Tuban Ditangkap Polisi
Menpora Dito Ariotedjo
Menpora Dito Ariotedjo bersama Bupati Bojonegoro dan Tuban dan terkait menyaksikan lomba olahraga tradisional egrang di GOR Utama Bojonegoro.(istimewa)

Di tempat yang sama, Bupati Setyo Wahono membeberkan, bahwa usulan renovasi stadion senilai Rp300 milliar sudah termasuk sarana penunjangnya. Dan yang jelas dalam usulan tersebut agar Stadion Letjen H. Soedirman bisa menjadi Stadion yang berstandar Internasional.

‘’Ini kan usulan semoga bisa disetujui,’’ tegasnya.

Pra asli Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini juga menuturkan alasan memilih renovasi ketimbang membangun stadion baru. Menurut dia, jika membangun stadion baru kedepannya akan berat di perawatan. Sebab harus melakukan perawatan dua stadion yaitu Stadion lama dan stadion baru.

“Sehingga renovasi lebih realistis dengan peningkatan dan melengkapi kualitas stadion yang (sudah) ada,’’ bebernya.

Menpora Dito Ariotedjo melakukan kunjungan kerja ke Bojonegoro di GOR Utama Bojonegoro hanya satu hari. Dalam kunjungan ini Bupati Tuban Aditya Halindra ikut mendampingi.

Dalam agenda ini, Dito Ariotedjo menyaksikan langsung perlombaan olahraga tradisional antar instansi Pemkab Bojonegoro. Antara lain Lomba Egrang, Gobaksodor, serta Lomba Klompen dan Dagong.(fin)

Pos terkait