SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelontorkan Rp 50,8 miliar untuk pembangunan trotoar dan saluran drainase di wilayah perkotaan. Pembangunan paket pekerjaan tersebut sudah berjalan sejak Oktober kemarin, dan ditargetkan rampung akhir Desember 2025 mendatang.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, Zunaidi mengatakan, pembangunan trotoar dan saluran drainase sudah mulai berjalan.
“Pembersihan saluran drainase, dan penebangan sejumlah pohon sudah dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan,” katanya, Selasa (4/11/2025).
Dia mengatakan, pembangunan terus digenjot agar selesai tepat waktu, yakni pada Desember tahun 2025 ini. Proses penebangan pohon hampir selesai, dan sejumlah ruas jalan juga mulai pemasangan uditch.
“Terdapat sembilan lokasi wilayah perkotaan Bojonegoro yang dilakukan pembangunan trotoar dan drainase. Yakni dengan total anggaran Rp 50,8 miliar,” kata Zunaidi.
Dia menambahkan, pohon yang ditebang saat ini masih proses penghitungan. Nantinya pohon yang ditebang karena pembangunan itu, bakal diganti dengan pohon pule.
“Semua akan diganti dengan pohon pule, karena pohon tersebut banyak manfaatnya,” jelasnya.
Pembangunan trotoar dilakukan untuk mempercantik kota. Sedangkan saluran drainase memperlancar air dan mencegah genangan di sejumlah titik perkotaan setiap hujan deras.
Berdasar data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, diketahui bahwa pembangunan trotoar tersebut merupakan satu paket dengan saluran drainase. Yakni berlokasi di ruas Jalan AKBP M. Soeroko (sisi barat dan timur); Jalan Sawunggaling; Jalan WR Supratman (sisi barat dan timur); Jalan Jaksa Agung Suprapto; dan Jalan KH. Mansyur. Kemudian Jalan Pattimura, serta Jalan Panglima Polim.(jk)





