SuaraBanyuurip.com – Konferensi MWCNU Temayang XI berlangsung sukses pada Minggu, (21/9/2025), di Auditorium Yayasan Al Amin Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Konferensi dihadiri oleh perwakilan dari 12 Pimpinan Ranting (PR) NU se-Kecamatan Temayang.
Konferensi tersebut menghasilkan rekomendasi strategis untuk tiga bidang utama, yakni pendidikan, keagamaan, dan ekonomi. Di bidang pendidikan, MWCNU Temayang mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk memberikan perhatian dan subsidi yang lebih memadai bagi dunia pendidikan. Tujuannya untuk memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat, terutama dari kalangan bawah.
Di bidang keagamaan, kepengurusan baru diharapkan terus menguatkan pengembangan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Penekanan akan diberikan pada nilai-nilai fundamental seperti tawasuth (moderasi), yang mempromosikan sikap seimbang dan tidak ekstrem.
Sementara itu, di sektor ekonomi, konferensi merekomendasikan pemerintah untuk mempermudah akses petani dalam memperoleh pupuk dan kebutuhan sarana produksi pertanian (saprodi) lainnya. Hal ini penting untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas masyarakat Temayang dan sekitarnya.
“Saya harapkan Konferensi ini menjadi konferensi yang ceria, bersahabat dan membawakan rekomendasi rekomendasi yang baik bagi masyarakat sekitar khusus nya untuk warga Nahdliyyin,” kata Ketua Tanfidziah NU, K. Moh Syamsudin S,Ag dalam sambutannya.(Pengirim : M. Nur Aziz Eko Aprianto)





