Pemkab Bojonegoro Sediakan Angkutan Khusus Antar Jemput Pelajar Disabilitas Gratis

Angkutan gratis
GRATIS : Salah satu mikrobus program Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas sedang melayani antar jemput pelajar.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Program Angkutan Pelajar Gratis gagasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, kini menambah layanan baru. Penerima manfaat program ini yaitu para pelajar berkebutuhan khusus atau pelajar penyandang disabilitas. Program ini pun cuma cuma tanpa biaya sebagaimana program yang telah lebih dulu berjalan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Darat dan Sungai, M. Aris Hidayatullah mengatakan, program gratis baru diluncurkan itu bernama Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas.

Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas melayani pelajar disabilitas di 13 Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 13 armada mikrobus diterjunkan untuk layanan ini.

‎”13 armada itu mengantar dan jemput para pelajar disabilitas dari rumah ke sekolahnya. Bukan di halte. Betul-betul langsung di rumahnya,” jelas Aris, sapaan akrabnya.

‎”Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas, ini baru beroperasi sejak September 2025,” kata Aris Hidayatullah kepada Suarabanyuurip.com, Senin (13/10/2025).

‎Aris menambahkan, layanan yang baru beroperasi sejak pertengahan September 2025 ini sudah memberi manfaat kepada sekira 700 pelajar disabilitas. Layanan ini akan terus berlangsung sampai akhir Desember 2025.

Baca Juga :   Sangat Diminati, Dishub Bojonegoro Tambah Armada Angkutan Pelajar Gratis

Meski sama sama gratis, tetapi kata Aris, sumber pendanaan program Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas berbeda dengan Angkutan Pelajar Gratis. Sebab Angkutan Pelajar Gratis didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD). Sedangkan, Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas didanani dari Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

‎”CSR-nya dari PT ADS,” tutur pegawai negeri sipil kelahiran Tuban ini.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Muhammad Kundhori membenarkan, bahwa sebagian dana CSR perusahaan yang diampunya itu untuk mendanai program Angkutan Khusus Pelajar Disabilitas. Ini untuk mendukung program pemerintah dalam menyediakan angkutan gratis.

“Program CSR PT ADS ini juga dalam rangka mewujudkan Bojonegoro sebagai daerah inklusif, ramah kepada semua pihak,” pungkas Mas Dori, begitu ia disapa.(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait