PGN Area Bojonegoro Gelar Public Security and Safety Awarness

PGN area Bojonegoro
Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, memberikan materi tentang keamanan dan keselamatan umum kepada para pelanggan dan pemangku kepentingan.(arifin jauhari)

SuaraBanyuuurip.com — Arifin Jauhari

Lamongan — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) III, Area Bojonegoro menggelar Public Security and Safety Awarness (Kesadaran Keselamatan dan Keamanan Umum) kepada multipihak. Acara dimaksud berguna untuk mencegah dan membuat langkah penting ketika terjadi hal yang tidak diinginkan.

‎Perhelatan dipusatkan di Resto ‘Dapur Lamongan, Jalan Panglima Sudirman 99 Lamongan, Kamis (23/10/2025) ini dihadiri para stakeholder dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, yaitu Bagian Sumber Daya Alam, Bagian Perekonomian, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

‎Pihak terkait lainnya yang juga diundang antara lain Tim Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polres Lamongan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat. Serta diikuti oleh sekira 50 pelanggan jaringan gas (Jargas) PGN, baik jargas rumah tangga, pelanggan kecil, komersial, maupun industri.

‎PGN Area Head Bojonegoro, Faishal Arief, menuturkan pentingnya keselamatan terkait jalur pipa gas PGN. Baik yang terletak pada jalur utama di jalan raya maupun instalasi yang sampai pada para pelanggan.

Baca Juga :   PGN Luncurkan Layanan Pemanfaatan LNG Domestik untuk Industri

“Karena bisnis gas ini adalah bisnis safety, di mana kita membangun komunikasi antara PGN, pelanggan, dan Bapak, Ibu dari stakeholder, maka koordinasi inilah pentingnya menjaga keselamatan,” kata Faishal Arief dihadapan para tamu undangan yang hadir saat membuka acara.

‎Pria asli Surabaya ini kemudian melanjutkan dengan pemaparan materi, antara lain tentang pembagian kewenangan antara wilayah PGN dengan pelanggan, penyebab insiden dan cidera, sifat gas bumi dan keamanannya, berbagai macam komoditas gas, identifikasi bahaya gas, hingga pada penanganan apabila terjadi kebocoran, serta metode pemadaman api.

“Jadi kita harus memiliki keyakinan dasar yang kita pahami, bahwa semua kecelakaan dapat dicegah, semua kecelakaan harus dilaporkan segera, serta keselamatan dan kesehatan adalah tanggung jawab semua orang,” tandasnya.

Salah satu perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Lamongan, Suwanto menambahkan, bahwa, musuh sebenarnya saat terjadi kebakaran adalah manusianya itu sendiri, yaitu panik. Sebab, ada cara penanganan kebakaran yang bisa ditangani segera dengan ketenangan.

‎”Jika ada kebocoran tidak perlu panik, buka jendela, pintu dan ventilasi, tutup kran gas, dan jangan menyalakan api. Jika terjadi kebakaran juga tidak perlu panik, tutup kran, nanti gasnya habis sendiri, atau dimatikan menggunakan kain basah, jika punya juga bisa gunakan pemadam api ringan,” jelas Suwanto.

Baca Juga :   Kenalkan PGN dan Sharing Basic Safety di SMPN 3 Lamongan

Usai pemaparan materi, PGN Area Bojonegoro memberikan penghargaan untuk pelanggan kategori komersial industri dan pelanggan kecil. Yakni The Best Payment Compliance Award diberikan kepada RM Ayam & Bebek Jendral, Lamongan.

‎Berikutnya, kategori The Outstanding Consumption Award diberikan kepada Adelia Cafe N Resto, Bojonegoro. Sedangkan kategori The Excellence Communication Award diberikan kepada Rumah Sakit Muhammadiyah Siati, Lamongan.(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait