Bulog Serap 120 Ton Gabah Petani Per Hari, Harga Rp 6.500/Kg

Para petani di Desa Sumberagung, Kecamatan Dander sedang panen padi menggunakan combine harvester.
FOTO ILUSTRASI: Para petani di Desa Sumberagung, Kecamatan Dander sedang panen padi menggunakan combine harvester.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Bulog Bojonegoro, Jawa Timur mengklaim menyerap gabah petani sebanyak 120 ton per hari pada musim panen raya Oktober tahun 2025. Serapan gabah kering panen (GKP) tersebut telah dilakukan merata di 28 kecamatan wilayah Bojonegoro.

Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdain Darma Atmaja menyampaikan, pihaknya sudah melakukan serapan gabah di tingkat petani semenjak awal panen tahun 2025 ini.

“Rata-rata Bulog menyerap gabah petani sebanyak 120 ton per hari. Untuk harga pembelian di petani sesuai HPP sebesar Rp 6.500 per kg,” katanya, Kamis (13/11/2025).

Dia mengatakan, nantinya hasil serapan disimpan di gudang penyimpanan milik Bulog. Yakni yang berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Gudang Beras Wire di Kabupaten Tuban, dan Gudang Beras di Babat, Kabupaten Lamongan. Selain itu pihaknya juga melakukan sewa gudang milik swasta.

“Dan sejak Januari hingga Oktober ini 24.800 ton gabah telah diserap Bulog,” jelasnya.

Sedangkan beras di gudang penyimpanan sangat melimpah mencapai 50 ribu ton. Beras tersimpan di gudang Bulog yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Beras-beras itu tersimpan dengan baik karena dijaga mutunya.

Baca Juga :   Bappeka Serahterimakan Jalan Paving Manukan

“Kami berupaya menjaga mutu beras yakni melakukan perawatan agar kondisinya baik dan tetap layak dikonsumsi,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait