SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – IDFoS Indonesia bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan SKK Migas menanam pohon bersama di kawasan Sendang Nduwur, Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (28/11/2025). Tanam pohon bersama mengangkat tema “Bersama Kita Hijaukan Bojonegoro”. Sebanyak 5.505 pohon ditanam.
Acara tanaman pohon bersama diprakarsai oleh EMCL dan SKK Migas serta difasilitasi oleh IDFoS Indonesia, dengan melibatkan 100 peserta. Yakni terdiri dari masyarakat Desa Pragelan, LMDH Desa Pragelan, LMDH Desa Deling, perwakilan ExxonMobil, unsur multipihak, serta jajaran pemerintah desa dan kecamatan.
Manager Program IDFoS Indonesia, Laily Mubarokah mengatakan, kegiatan ini berfokus pada penanaman pohon buah dan bibit penghijauan di area bantaran sungai. Tanam pohon dilakukan ebagai upaya mencegah banjir serta menjaga ekosistem lokal.
“Tercatat sebanyak 5.505 pohon yang ditanam di bantaran Sungai Gandong dan sumber mata air. Penanaman pohon di dua lokasi, yaitu Desa Bluru dan Sendang Nduwur,” ujarnya.
Perwakilan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Ali Mahmudi menyampaikan, tanam pohon merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional.
“Bagi kami, pelestarian lingkungan adalah bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan,” jelasnya, Jumat (28/11/2025).
Dia mengatakan, melalui kolaborasi dengan IDFoS Indonesia dan pemerintah desa, EMCL berharap kegiatan penanaman ini tidak hanya bermanfaat hari ini, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Pragelan dan Bojonegoro.
“Dengan semangat gotong royong, kami ingin memastikan upaya penghijauan ini dapat menjadi gerakan bersama untuk mengurangi risiko banjir dan menjaga keseimbangan lingkungan,” terangnya.
Kepala Desa Pragelan Rumiati mengucapkan terima kasih kepada IDFoS Indonesia dan EMCL yang telah menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon di bantaran Kali Gandong dan Kalitidu, serta di Sendang Nduwur.
“Semoga tahun depan Pragelan kembali mendapatkan program seperti ini agar desa kami terhindar dari banjir,” harapnya.(jk)






