Siaga 24 Jam, PGN Pastikan Kualitas dan Keamanan Penyaluran Gas Bumi ‎

Stasiun Offtake PGN, Tandes, Area Surabaya, Jawa Timur.
Stasiun Offtake PGN, Tandes, Area Surabaya, Jawa Timur. PGN memastikan kesiapsiagaan layanan kepada pelanggan 24 jam dengan melakukan pemeriksaan rutin di STO.(ist/pungki)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Subholding gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN), memastikan penyaluran gas bumi ke pelanggan industri, komersial, dan rumah tangga, tetap aman dan berkualitas, serta siaga dalam 24 jam setiap hari di wilayah kerja Sales and Operation Region (SOR) III.

‎Kepastian itu tersampaikan dengan wujud pemeriksaan rutin oleh tim Operation & Maintenance (O&M) PGN. Salah satu rutinitas terbaru dilaksanakan di Stasiun Offtake (SOT) Tandes, Kota Surabaya, salah satu titik vital penyaluran gas di Jawa Timur.

‎Berlokasi di kawasan Dumar Industri, Offtake Tandes memproses sekitar 10
‎MMSCFD (volume harian) dan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam melayani pelanggan di Surabaya dan sekitarnya seperti rumah tangga kurang lebih 59.000 Sambungan Rumah (SR) dan 255 industri .

‎Offtake Tandes menjaga keandalan distribusi gas bumi dengan tim yang siaga 24 jam. Offtake ini juga memiliki fitur pengukuran gas bumi yang akurat. Bahkan pada saat maintenance, gas bumi tetap diukur realtime dan cermat dengan teknologi berstandar internasional.

‎”Agar volume gas bumi yang mengalir ke pelanggan senantiasa akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Arief Nurrachman mewakili General Manager PGN SOR III, dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Sabtu (29/11/2025).

‎Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari mitigasi kejadian otomasi katup (automatic valve) yang sempat menutup aliran gas di area Tandes. PGN menegaskan kondisi jaringan kini beroperasi normal dan aman.

‎“Kami melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem berfungsi baik. Penyaluran ke pelanggan kembali stabil,” ujar pria yang menjabat Area Head PGN Surabaya – Madura ini.

‎Arief menjelaskan, pengelolaan SOT Tandes dilakukan tidak hanya lewat inspeksi lapangan, tetapi juga terhubung ke pusat pengendalian berbasis digital. Pengawasan 24 jam ini memungkinkan operator mendeteksi potensi gangguan lebih cepat dan melakukan tindakan korektif secara real time.

‎“Dengan pemantauan terpusat dan petugas siaga, setiap indikasi anomali dapat segera kami respon,” jelasnya.

‎Sebagai objek vital yang memasok gas untuk kebutuhan industri hingga rumah tangga, PGN menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga kontinuitas layanan. Jaringan pipa, peralatan, serta sistem keselamatan disebut selalu menjalani pemeliharaan terjadwal.

‎PGN, kata Arief, juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas kerja sama dan kesabaran selama proses normalisasi berlangsung.

‎“Keamanan dan keselamatan pelanggan menjadi prioritas kami. Semua standar operasi diterapkan sesuai ketentuan,” imbuhnya.(fin/adv)

Pos terkait