Menggagas Trip Wisata Gayam Bojonegoro

Kolam renang di Wisata Puthuk Kreweng Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, dibangun dari PPM EMCL sekarang ini menjadi primadona wisatawan.

SuaraBanyuurip.com – Wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, cukup strategis. Selain terdapat sumber migas terbesar di Indonesia, lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, wilayah ini memiliki sejumlah potensi yang prospek dikembangkan menjadi trip atau paket perjalanan wisata.

Potensi wisata yang dimiliki wilayah Gayam mulai dari wisata buatan, perkebunan, pertanian, edukasi hingga budaya. Sejumlah wisata tersebut tersebar hampir di semua desa. Diantaranya wisata Puthuk Kreweng Desa Mojodelik; wisata agro Jambu Kristal dan wisata edukasi batik Desa Ringintunggal, wisata olahraga Desa Gayam; wisata Pring Beged, wisata religi Desa Katur, wisata embung Bonorejo, kolam renang Desa Brabowan, dan wisata Perahu Besi Kuno Desa Ngraho.

Kepala Desa Bonorejo, Racmad Akasan mengatakan, secara branding nama Gayam sudah dikenal masyarakat dari dalam dan luar Bojonegoro, karena keberadaan lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu. Sehingga bisa menjadi modal untuk mempromosikan potensi yang ada di wilayah Kecamatan Gayam.

“Apalagi sekarang ini infrastruktur di sini sudah bagus, sehingga mudah dijangkau dari mana saja,” ujarnya.

Rumah Batik Ringintunggal.
Rumah Batik Ringintunggal menjadi wisata edukasi para pelajar untuk belajar membatik.

Namun, menurut Aksan, panggilan akrabnya, potensi wisata di wilayah Gayam selama ini belum tergarap maksimal. Belum banyak infrastruktur penunjang dibangun di lokasi wisata. Juga kurangnya dukungan dari pemerintah kabupaten (pemkab) maupun operator migas.

Baca Juga :   Kirab "Gunung Kembar Pametu Bumi" Menuju Petilasan Syekh Siti Jenar

“Selain itu juga dibutuhkan komitmen dan kekompakan antarpemerintah desa di wilayah Gayam untuk bersama-sama mengembangkan potensi desanya. Baik itu potensi wisata, kerajinan, kesenian, budaya, pertanian maupun perkebunan,” tuturnya.

Aksan optimis jika potensi di masing-masing desa dimaksimalkan, bisa dibuat perjalanan wisata di wilayah Kecamatan Gayam. Artinya, wisatawan bisa menikmati bukan hanya satu obyek wisata, tapi bisa melakukan perjalanan wisata dari satu desa ke desa lainnya di wilayah Gayam.

“Harapan saya kedepan di sini ada trip wisata atau semacam paket wisata. Ini akan bisa menumbuhkan UMKM, peluang jasa, kuliner, homestay dan lain-lainnya. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata,” pungkasnya.

Wisata perahu besi kuno.
Cagar budaya Perahu Besi Kuno di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam.

Camat Gayam, Palupi Hadi Ratih Dewanti menyampaikan, gagasan perjalanan (trip) wisata di wilayah Kecamatan Gayam ini sejalan dengan program medhayoh yang logonya baru launching Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono di Festival Banyu Urip 2025 di lapangan Desa Bonorejo, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, program medhayoh merupakan upaya pemkab untuk menarik orang luar daerah datang bertamu ke Bojonegoro. Salah satunya melalui potensi wisata, budaya, kerajinan, festival dan lain-lain.

Baca Juga :   Puluhan UMKM Bojonegoro akan Tampilkan Produk Unggulan di Festival Banyu Urip 2025

“Potensi-potensi yang ada di wilayah Gayam ini bisa kita jadikan daya tarik untuk kita suguhkan kepada tamu-tamu yang medhayoh ke sini. Ini akan memberikan efek berganda yang dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat,” tutur Palupi saat sarasehan budaya di cagar budaya Perahu Besi Kuno Desa Ngraho.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Lukiswati mengatakan, perlu adanya komitmen kuat dari masing-masing pemerintah desa dan dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan trip wisata Gayam. Selain itu juga penambahan infrastruktur penunjang dan menggali potensi lainnya untuk dikemas menjadi sebuah daya tarik.

“Jangan sampai orang luar daerah yang medhayoh ke Gayam kecewa dan kapok datang lagi. Jadi harus dipersiapkan betul agar bisa memberi suguhan yang tidak mengecewakan dan memuaskan tamu,” pesannya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait