SuaraBanyuurip.com – Sebanyak Lima dosen Universitas Bojonegoro (Unigoro) terpilih sebagai penerima bantuan publikasi pada jurnal bereputasi tahun 2025 oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 279/C/C2/KPT/2025 tanggal 11 Desember 2025. Bantuan publikasi tersebut diharapkan mendukung produktivitas riset.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro, Dr. Laily Agustina R., S.Si., M.Sc., merinci nama-nama dosen yang terpilih sebagai penerima. Dr. Eko Wahyu Abryandoko, S.Pd., MT., kaprodi teknik industri; Dr. Heri Mulyanti, S.Si., M.Sc., dosen prodi ilmu lingkungan; Dyah Setyaningrum, S.Si., M.Sc., dosen prodi kimia; Faridatul Istighfaroh, S.Pd., M.Pd., dosen prodi administrasi publik; serta Joko Hadi Susilo, SE., ME., dosen prodi ekonomi pembangunan.
“Ada dua jenis publikasi yang diajukan. Minimal jurnal terindeks SINTA 2 dan SINTA 1 dengan nominal maksimal Rp 7,5 Juta. Sekaligus jurnal terindeks Scopus maksimal Rp 10 Juta,” rincinya, Jumat (12/12/25).
Penerima bantuan publikasi pada jurnal bereputasi diperuntukkan bagi dosen-dosen yang memiliki jabatan fungsional akademik dosen (JAFA). Sekaligus artikel yang diajukan masih dalam proses submit.
Laily berharap, bantuan publikasi tersebut dapat mendorong produktivitas riset setiap dosen.
“Ini menjadi pemantik semangat bagi dosen lainnya, bahwa tidak ada kendala pendanaan publikasi. Baik dari internal maupun sumber yang lain. Unigoro memang memiliki hibah internal publikasi hanya untuk jurnal SINTA 1 dan SINTA 2. Karena kami ingin dosen-dosen Unigoro naik kelas dan tidak berada di zona nyaman. Pola seperti ini terbukti sudah berjalan baik,” papar akademisi ilmu lingkungan Unigoro.(red)





