SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dan DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) mendorong adanya penambahan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan untuk Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Malo. Ini diperlukan agar para pelajar dapat menikmati fasilitas pendidikan sesuai tanpa perlu ke lokasi yang lebih jauh.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto dan Wakil Ketua IV DPRD Jatim Sri Wahyuni, kompak mengemukakan hal tersebut usai mendapat aduan dan meninjau langsung keadaan sekolah negeri yang terletak di Desa Tanggir, Kecamatan Malo.
”Saya sudah melihat langsung keadaan SMAN 1 Malo Bojonegoro, sehingga saya mendorong perlunya penambahan sarpras di sana,” kata Sukur Priyanto kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (25/12/2025).
Kondisi SMAN 1 Malo, kata Sukur, tidak memiliki fasilitas pagar sekolah, yang berfungsi menjaga keselamatan, kenyaamanan dan ketertiban proses belajar mengajar. Pun tidak memiliki lapangan upacara. Serta banyak fasilitas lain yang tidak dimiliki untuk menunjang terselanggaranya pendidikan.
”Ini membuat para siswa lebih memilih sekolah lain di luar Malo dan sekolah swasta, sehingga pagu penerimaan siswa didik baru sering tidak terpenuhi setiap tahunnya,” terangnya.

Untuk itu, Sukur mendorong agar Dinas Pendidikan Provinsi Jatim lebih memperhatikan dan dapatnya menambah fasiltas pendidikan di SMAN 1 Malo. Karena, menurut politisi kawakan ini, hal itu merupakan opsi terakhir untuk warga Kecamatan Malo, Trucuk, Kalitidu, dan sekitarnya.
”Jangan sampai karena minimnya fasilitas belajar mengajar ini siswa lebih ke swasta semua,” tegasnya.
Segendang seirama disampaikan Wakil Ketua IV DPRD Jatim, Sri Wahyuni. Ia meminta agar Dinas Pendidikan Provinsi Jatim melalui Cabang Dinas (Cabdin) wilayah Bojonegoro dan Tuban segera menindaklanjuti keadaan SMAN 1 Malo Bojonegoro. Demi terselenggaranya proses pendidikan yang berkualitas merata di wilayahnya.
”Tentu kami mendoroang agar dalam waktu yang tidak terlalu lama, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim melengkapi fasilitas pendidikan SMAN 1 Malo,” ucap politisi perempuan dari Fraksi Partai Demokrat ini.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Malo Bojonegoro, Inung Septiawan, mengaku, sangat berterima kasih atas perhatian kedua legislator asal Partai Demokrat tersebut. Sebab jika kelengkapan fasilitas pendidikan dapat terpenuhi, besar kemungkinan dapat menarik minat siswa belajar ke satuan pendidikan setempat.
”Jadi kami sangat berharap, dengan dukungan dari bapak/ibu anggota dewan, kelengkapan fasilitas pendidikan di sekolah kami segera dapat terpenuhi,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban, Hidayat Rahman, belum dapat dikonfirmasi. Sebab dalam masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(fin)





