SuaraBanyuurip.com – Laeman HW
Tuban – Nasib tragis menimpa 14 siswa Kelas VIII dan IX SMPN Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mereka harus dilarikan ke Puskesmas terdekat, setelah menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya, Selasa (27/01/2026) siang.
Anak-anak tersebut rata-rata mengeluhkan perut mual, kepala pening, dan timbul bintik-bintik merah di bagian kulit. Menu makanan yang mereka konsumsi adalah sayur asem dengan lauk ikan pindang dan tempe goreng. Sedangkan buah-buahan pendukung yang didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Montongsekar, kepada siswa di sekolah itu adalah jeruk.
”Sehabis makan di sekolah kiriman MBG kepala saya pusing, dan perut rasanya mual,” kata sejumlah siswa saat ditemui di fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah tersebut.
Sebenarnya kejadian yang menimpa siswa tersebut, telah diinformasikan kepada orang tua masing-masing. Orang tua yang menerima kabar dari pihak sekolah tersebut panik. Mereka langsung mendatangi Puskesmas, untuk melihat kondisi anaknya secara langsung.
”Kabar dari sekolah anak saya perutnya mual dan pusing sehabis makan MBG,” tutur beberapa orang tua.
Seorang tenaga medis di bagian Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Montong, Basuni, mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan terhadap para siswa tersebut rata-rata memiliki keluhan sama. Yakin, mual dan kepala pusing.
Setelah mendapatkan layanan dari para tenaga medis, dan kondisinya membaik langsung dibawa pulang orangtuanya. Cepatnya penanganan dari Puskesmas mempercepat kesembuhan siswa.
Basuni menyatakan, pihak Puskesmas telah mengirim sample makanan yang dikonsumsi siswa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
”Mungkin besuk sudah diketahui hasilnya dari laboratorium,” kata Basuni saat ditemui wartawan.
Sedangkan pihak SPPG Montongsekar hingga berita ini ditulis belum memberikan konfirmasi. Sejumlah wartawan yang mengonfirmasi peristiwa yang menimpa siswa SMP Montong tersebut, juga tak direspon. (lhw)
Setelah Nikmati MBG Belasan Siswa SMP Dilarikan ke Puskesmas





