SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Gelaran ajang bola voli nasional Proliga 2026 memberikan dampak signifikan terhadap tingkat hunian hotel di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sejumlah hotel mencatat lonjakan okupansi hampir penuh selama pelaksanaan event tersebut.
Cluster General Manager Aston Bojonegoro City Hotel dan Favehotel Sudirman Bojonegoro, Sadang Purwanti atau yang akrab disapa Sasha, mengungkapkan, bahwa sejak 9 hingga 16 Februari 2026 tingkat hunian di kedua hotel mencapai 99 persen.
“Sejak tanggal 9 sampai 16 Februari, tingkat hunian kami mencapai 99 persen. Jadi Proliga berdampak sangat positif terhadap occupancy hotel di seluruh Bojonegoro,” kata Sasha kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Sasha, lonjakan tersebut terjadi merata di kedua properti yang berada di bawah manajemennya, baik Aston maupun Favehotel. Tingginya okupansi didominasi tamu dari luar daerah, terutama dari Jakarta, yang datang untuk mendukung tim maupun mengikuti rangkaian pertandingan.
Ia menilai, event berskala nasional seperti Proliga tidak hanya menggerakkan sektor olahraga, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi industri perhotelan, kuliner, hingga transportasi lokal.

Sasha berharap kepada para pemangku kepentingan, baik dari pihak swasta maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dapat terus menghadirkan lebih banyak event bertaraf nasional maupun internasional di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan besar semacam ini terbukti efektif mendongkrak pariwisata daerah sekaligus memperluas promosi Bojonegoro di tingkat nasional bahkan global.
“Kami sangat berharap ada lebih banyak lagi event nasional maupun internasional terselenggara, sehingga pariwisata Bojonegoro semakin maju dan makin dikenal luas,” tandasnya.
Sementara Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Kabupaten Bojonegoro, Mokh. Subeki, membenarkan terjadinya peningkatan okupansi hotel di Bojonegoro. Salah satunya terdampak adanya gelaran Proliga 2026.
Selera para klub dan pendukungnya yang berbeda beda berpengaruh pula untuk memilih hunian hotel berbintang maupun standar. Sehingga banyak hotel di Bojonegoro memiliki tingkat hunian lebih daripada hari biasa.
”Alhamdulillah ada beberapa hotel mengalami peningkatan, bisa terisi dengan bagus sejak even Proliga Voli 2026, termasuk di hotel kami sendiri peningkatannya bisa sampai 30 persen,” ucap pemilik MCM Hotel & Resto di Jalan Pemuda ini.

Tak hanya Proliga Voli, ada pula olahraga lain yang terselenggara ikut menjadi faktor pendongkrak hunian. Dalam waktu dekat, momentum ini diharapkan juga berlanjut dengan adanya libur ramadan yang dapat dimanfaatkan untuk healing para keluarga.
”Kami berterima kasih kepada semua pihak yang menyelenggarakan berbagai kegiatan di Bojonegoro,” imbuh Pak Moh, begitu ia karib disapa.
Proliga 2026 adalah kompetisi voli bergengsi di Indonesia. Ajang olahraga ini merupakan musim kompetisi tahunan yang digelar 8 Januari hingga 26 April 2026, dengan total 98 pertandingan yang tersebar di beberapa kota seperti Pontianak, Medan, Bandung, Gresik, Malang, dan Bojonegoro.
Sementara Wakil Ketua Panitia Proliga 2026, Regi Nelwan menuturkan, kompetisi mempertemukan 12 klub terbaik nasional, terdiri dari 5 tim putra dan 7 tim putri, bersaing memperebutkan gelar juara. Format pertandingan putaran final juga menggunakan sistem best-of-three, guna meningkatkan kualitas persaingan di babak puncak.
Pada seri Bojonegoro sendiri, sejumlah pertandingan berjalan ketat dan menarik perhatian penonton. Misalnya, laga Jakarta Livin Mandiri vs Jakarta Pertamina Enduro yang berlangsung 13 Februari 2026, menunjukkan persaingan tinggi antar tim papan atas Proliga 2026.
Sebagai kompetisi bola voli profesional tertua dan paling prestisius di Indonesia sejak 2002, Proliga tak hanya menjadi ajang menentukan tim juara nasional tetapi juga wadah pembinaan atlet yang berpotensi memperkuat tim nasional di event internasional.(fin)






