SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Selain lapangan yang berada di depan Kantor Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi tempat ngabuburit. Sepanjang jalan kawasan Pondok Pesantren Attanwir Talun Sumberrejo juga menjadi pilihan masyarakat berburu kuliner sambil menunggu berbuka puasa.
Puluhan kontainer modifikasi di sepanjang jalan pondok pesantren digunakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk berjualan aneka jajan penuh dengan pembeli. Awalnya para UMKM itu hanya berjualan saat proses pembelajaran di Pondok Pesantren Attanwir Talun aktif.
Namun khusus bulan ramadan ini menjadi tempat berburu kuliner saat sore hari, sambil menunggu berbuka puasa. Berbagai kuliner dijajakan di pondok pesantren ini, seperti seblak, mie jebew, telur gulung, risol, tahu krispi hingga aneka lauk berbuka puasa. Untuk minuman ada es kuwut, es morena, es teler dan lainnya.
Salah satu penjual di kawasan Pondok Pesantren Attanwir Talun, Siska mengatakan khusus bulan Ramadan membuka lapak di area pondok pesantren. Sebab dari beberapa tahun lalu, di kawasan desa santri ini selalu ramai warga untuk ngabuburit.
“Mulai hari kelima ramadan saya berjualan di sini. Kebetulan lapak dadakan ini milik bude saya,” kata perempuan asal Desa Karangdowo, Kecamatan Sumberrejo itu.
Ia mengaku berjualan es kuwut buah, dan laku keras. Sebelum berbuka pasti sudah kehabisan, karena semakin sore masyarakat tumpah ruah di kawasan Pondok Talun ini.
“Kalau omzet saya tidak bisa menghitung, yang pasti harga es mulai Rp 5.000 saja,” terang siswa Madrasah Aliyah (MA) Attanwir itu.
Salah satu pembeli, Sonia Dinana Roviqil Ula mengungkapkan, setiap sore berkunjung di jalan kawasan Pondok Pesantren Attanwir Talun. Biasanya hanya sekadar jalan-jalan bersama anak sambil menunggu buka puasa, dan sekali waktu juga membeli jajanan.
“Di sini ramai sekali, kadang jalanan sampai macet. Karena banyak masyarakat berlalu lalang untuk membeli jajanan,” tandasnya.(jk)





