Bisa Serap 20 Ribu Pekerja, Pertamina-Rosneft Buka Tender EPCC Kilang Tuban

Kilang minyak tuban.
Maket GGR Tuban atau Kilang Minyak Tuban di wilayah Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, Jawa Timur.(dok.PRPP)

SuaraBanyuurip.com – PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) mengumumkan tender prakualiasi proyek Kilang Tuban yang terletak di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ada dua paket pekerjaan rekayasa, pengadaan, konstruksi dan pengujian akhir (Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning/EPCC) yang ditenderkan.

Yakni EPCC untuk proyek Kilang dan Petrokimia Baru di Tuban (GRe@T) R1 – KILANG I NO. BS-001/PRPP-310/2026-S0, dan
EPCC untuk proyek Kilang dan Petrokimia Baru di Tuban (GRe@T) R2 – KILANG II NO. BS-002/PRPP-310/2026-S0.

PT PRPP mengundang perusahaan untuk berpartisipasi dalam prakualifikasi EPCC tersebut. Entitas yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam prakualifikasi harus berupa Perusahaan Tunggal (Asing/Nasional) atau Konsorsium/JV/JO yang terdiri dari Pemimpin dan Anggota dengan setidaknya satu (1) Perusahaan Nasional.

Peserta lelang harus memenuhi semua persyaratan dan menyerahkan sejumlah dokumen sah yang sudah ditentukan. Yakni, surat permohonan untuk mengikuti proses prakualifikasi, salinan sertifikat badan usaha jasa konstruksi (SBUJK) yang masih berlaku atau SBUJKA – Fasilitas Minyak & Gas (TI504/ST006/42915) dan/atau Klasifikasi dan Subklasifikasinya, sesuai dengan kualifikasi “B” yang dikeluarkan dan terdaftar di lembaga yang berwenang sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku, atau Surat Pernyataan dengan komitmen untuk menyediakan sertifikat SBUJK/SBUJKA yang masih berlaku dalam Proposal Penawaran.

Syarat dokumen lainnya, salinan surat keterangan kemampuan usaha pendukung Minyak dan Gas (SKUP) yang masih berlaku yang harus dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Migas) untuk Perusahaan Nasional, informasi detail peserta, salinan Surat Nomor Identifikasi Usaha (NIB), dan surat pernyataan konsorsium/JV/JO (diperlukan jika berpartisipasi sebagai Konsorsium/JV/JO).

Baca Juga :   Kapasitas Kilang TPPI Tuban Meningkat Jadi 50 KPBD

Juga dokumen ringkasan keuangan dan salinan laporan keuangan tahunan dan Opini Audit untuk tiga (3) tahun terakhir, daftar kontrak EPC, surat pernyataan kontrak EPC (jika berlaku), dan perjanjian Kerahasiaan (NDA) dengan PRPP.

Peserta sangat dianjurkan untuk menyiapkan dan mengirimkan dokumen yang diperlukan sesegera mungkin. Dokumen harus dikirimkan ke alamat email yang ditentukan, dengan ukuran file maksimum 10 MB per email. Jika total ukuran dokumen melebihi batas ini, Peserta dapat mengirimkan beberapa email berurutan atau memberikan tautan unduhan ke lokasi penyimpanan cloud yang dilindungi kata sandi, beserta kata sandi akses yang sesuai.

“Harap dicatat bahwa tidak ada pengajuan yang akan diterima setelah batas waktu yang ditentukan, kecuali untuk klarifikasi tanggapan dan/atau perpanjangan resmi telah diberikan oleh Komite Penawaran,” tulis pengumuman prakualisasi.

Perusahaan atau konsorsium yang ingin mengikuti tender prakualifikasi bisa mendaftarkan melalui email https://ptm.id/RegPreQual. Peserta selanjutnya akan menerima pemberitahuan email ke [email protected] atau [email protected] untuk menerima Dokumen PQ. Peserta kemudian bisa mengirimkan Dokumen Paket PQ Anda ke Komite Penawaran PRPP melalui [email protected], dalam periode 6 Mei – 26 Mei 2026 pukul 14:00 (GMT+7).

“Perlu diperhatikan bahwa Briefing PQ akan diadakan pada tanggal 13 Mei 2026. Detail lebih lanjut mengenai briefing (tempat, waktu, dan format) akan dikomunikasikan secara terpisah,” tulis pengumuman di situs resmi PRPP.

Baca Juga :   Jalan Berlubang Pertamina Turun Tangan

Setiap pengumuman atau pemberitahuan dari Komite Penawaran PRPP akan dikirim melalui pemberitahuan email dari [email protected]. Pastikan Anda dapat menerima email dari alamat email ini. Untuk pertanyaan apa pun, Anda dapat mengirim email ke [email protected].

Sebagai informasi, proyek Kilang Tuban patungan Pertamina-Rosneft, perusahaan asal Rusia, diperkirakan menelan investasi senilai US$13,5 miliar atau setara dengan Rp205,05 triliun.

Proyek Kilang Tuban bisa mengurangi pengangguran. Proyek ini diproyeksi bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 20.000 orang saat konstruksi berlangsung, dan 2.500 ketika kilang mulai beroperasi.

Kilang Tuban merupakan salah satu kilang minyak tercanggih di dunia. Kilang ini memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 300 ribu barel per hari. Kilang Tuban akan menghasilkan 30 juta liter BBM per hari untuk jenis gasoline dan diesel.

Kilang Tuban merupakan proyek yang sangat strategis karena akan terintegrasi dengan kompleks industri petrokimia yang dapat mengolah material minyak bumi menjadi produk turunan petrokimia seperti styrene, polypropylene, polyethylene, serta produk aromatik.

Kilang Tuban akan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas Euro V (BBM ramah lingkungan). Proyek Kilang Tuban merupakan salah satu proyek terbesar dan paling penting dalam industri energi di Indonesia.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait