SuaraBanyuurip.com – PT Elnusa berhasil mengerjakan well testing (uji sumur) 2.578 sumur migas selama tiga bulan. Uji sumur ini menjadi layanan dengan volume aktivitas tertinggi sepanjang kuartal I 2026.
Selain itu, Elnusa juga telah melakukan pekerjaan wireline logging sebanyak 327 sumur. Aktivitas lainnya meliputi coiled tubing services sebanyak 139 sumur, cementing sebesar 70 sumur, hydraulic workover unit sebanyak 56 sumur, serta thru tubing services sebesar 33 sumur.
Di sisi pengeboran, Elnusa juga menjalankan aktivitas modular rig pada 2 sumur, mencerminkan keberlanjutan proyek dan tingginya kebutuhan layanan hulu migas.
Anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, itu telah melaksanakan survei seismik 3D seluas 47,08 kilometer persegi (Km2) dan survei 2D sepanjang 4,16 km selama kuartal I 2026.
Kinerja positif Elnusa sepanjang kuartal I 2026 juga didorong oleh segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Maret 2026, volume throughput jasa transportasi bahan bakar meningkat sebesar 22% secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan tersebut turut didukung oleh peningkatan aktivitas distribusi energi yang tercermin dari realisasi transportasi mencapai 7 juta kiloliter, pengelolaan depot bahan bakar minyak sebesar 965 ribu kiloliter dan LPG sebanyak 31 ribu ton, serta penjualan BBM inmar dan pelumas yang mencapai 52 ribu kiloliter. Selain itu, distribusi bahan kimia tercatat sebesar 31,55 ribu drum, sementara fuel retail mencapai 3 ribu kiloliter.
Selain memperkuat lini bisnis inti, Elnusa juga terus mendorong diversifikasi usaha sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan memperluas jangkauan internasional melalui anak Usahanya Elnusa Fabrikasi Konstruksi dalam aktivitas trading OCTG yang melibatkan proyek di Aljazair (EFK – PIEP).
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya Elnusa dalam memperluas sumber pendapatan serta meningkatkan daya saing di pasar global,” tegas Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, Selasa (12/5/2026).
Pada segmen jasa penunjang migas, lanjut Andri, Elnusa menunjukkan performa yang konsisten dengan tingkat utilisasi aset mencapai 95% serta pengelolaan 186 kontrak berjalan. Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas melalui transformasi digital dan kolaborasi strategis, termasuk pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
“Di sisi marine support, operasional berjalan efisien dengan tingkat non-productive time yang sangat rendah, yaitu 0,02%, didukung oleh rata-rata operasional 65 unit kapal dan pelaksanaan 18 proyek non-asset based,” jelas Andri.
Andri menyatakan, pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan lini bisnis utama, peningkatan efisiensi operasional, serta ekspansi portofolio usaha.
“Pencapaian ini merupakan bagian dari kontribusi aktif Perseroan dalam mendukung ketahanan energi nasional,” tandasnya.
“Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional, Elnusa terus berkomitmen menghadirkan layanan yang andal dan terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir, guna memastikan kelancaran distribusi dan keberlanjutan pasokan energi di Indonesia,” lanjut Andri.
Dia menegaskan, Elnusa akan terus memperkuat daya saing operasional melalui inovasi dan sinergi.
“Ke depan, kami akan terus mengakselerasi penguatan kapabilitas layanan terintegrasi, meningkatkan efisiensi, serta memperluas diversifikasi bisnis guna menangkap peluang pertumbuhan baru, termasuk di pasar internasional, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” pungkas Andri.(red)





