Tingkatkan Ekonomi Lokal Desa Sumengko, Elnusa Latih Digital Marketing Produk Minuman Herbal Cenayu

Pelatihan digital marketing minuman herbal.
Kader PKK Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, foto bersama usai mengikuti pelatihan digital marketing yang dilaksanakan PT Elnusa untuk memperlusa jaringan pasar produk minuman herbal Cenayu.

SuaraBanyuurip.com – Program desa energi berdikari yang digulirkan PT Elnusa di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai dirasakan maanfaatnya oleh masyarakat. Warga mampu mengolah hasil tanaman toga secara mandiri untuk diproduksi menjadi produk minuman herbal yang diberi nama “Cenayu”.

Budidaya dan pengolahan hasil tanaman toga dilakukan oleh kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Sumengko. Selain memberikan dampak positif kepada masyarakat Sumengko, juga mampu memberikan nilai tambah pada para kader PKK dan menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kepala Desa Sumengko, Rudy Setyawan mengapresiasi program Desa Energi Berdikari Elnusa Sumengko (DEBELKO) yang dilaksanakan Elnusa di wilayahnya. Program ini mampu menciptakan usaha baru bagi ibu-ibu kader posyandu, dan memberikan nilai tambah ekonomi.

Rudi menjelaskan, produk minuman herbal ini sudah mulai kenalkan dan dipasarkan, meskipun masih terbatas. Seperti di kelompok PKK di wilayah Kecamatan Kalitidu dan mengikuti sejumlah pameran produk-produk UMKM.

“Kami akan terus memperluas jaringan pasar, sehingga dapat mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat,” tegas Rudy.

PT Elnusa memberikan pendampingan dan pelatihan program DEBELKO secara berkelanjutan. Baru-baru ini, Anak Usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, itu memberikan pelatihan digital marketing kepada kader PKK. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk minuman herbal Cenayu.

Baca Juga :   MCL Serahkan Tambat Labuh Palang

“Melalui pemanfaatan teknologi informasi, kita harapkan masyarakat dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan mereka,” tegas Corporate Secretary Elnusa, Frida Lidwina.

Produk minuman herbal.
Produk minuman herbal Cenayu Desa Sumengko saat dipasarkan di pameran produk UMKM lokal.

Dalam program ini, lanjut Frida, Elnusa juga memfasilitasi penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam proses pembuatan minuman herbal. Produksi yang dilakukan telah mengadopsi teknologi ramah lingkungan seperti panel surya, untuk memastikan pasokan energi yang berkelanjutan bagi pertanian lokal. Langkah ini untuk mendukung produksi secara berkelanjutan tanpa meningkatkan jejak karbon.

“Program Desa Energi Berdikari Elnusa Sumengko ini menunjukkan komitmen holistik terhadap pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan demi kesejahteraan bersama. Langkah-langkah ini sejalan dengan visi Elnusa untuk berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan di wilayah operasinya, terutama di Warehouse Kalitidu Bojonegoro,” kata Frida.

Pihaknya berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan terus mengembangkan program-program inovatif yang mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.

“Ini sudah menjadi komitmen kami untuk membangun ekonomi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan,” pungkas Frida.

Baca Juga :   Investasi Harus Ciptakan Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Sebagai informasi, PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total.

Elnusa memiliki DNA Resillience dan inovasi lebih dari 54 Tahun dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas, jasa distribusi dan logistik energi serta jasa penunjang. Lini jasa hulu migas meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM).

Lini jasa distribusi dan logistik energi meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini jasa penunjang meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga manajemen data.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *