Wisata KaGeT Bojonegoro Diluncurkan, Wisatawan Diajak Jelajah Geopark dan Budaya Kedewan

Wisata KaGeT Bojonegoro.
Sekda Bojonegoro, Edi Susanto didampingi Kepala Disbudpar, Elzadeba Agustina memberangkatan rombongan trip wisata KaGeT di Agroforestri Dangilo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan.

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Bojonegoro – Pemerintah Kabupate (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, resmi meluncurkan wisata KaGeT (Kedewan Geopark Trip), Sabtu (30/5/2026), di Agroforestri Dangilo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan. Paket wisata ini menggabungkan edukasi, alam, budaya dan UMKM. Paket wisata ini diharapkan mampu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat lokal.

Peket wisata KaGeT mengajak pengunjung menjelajahi kekayaan geologi, budaya lokal, agroforestri, hingga kuliner khas Kedewan dalam satu rangkaian perjalanan yang dikemas menarik menggunakan mobil jeep.

Mengusung slogan “Jelajah Edukasi, Alam, dan Budaya Kedewan”, KaGeT menjadi alternatif wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dengan memadukan unsur pembelajaran dan rekreasi. Seluruh perjalanan berlangsung sekitar 2 jam 30 menit dengan waktu tempuh antarlokasi sekitar 40–45 menit.

Perjalanan paket wisata KaGeT dimulai di kawasan Agroforestry Hargomulyo, Dangilo, yang menjadi titik kumpul sekaligus lokasi peluncuran program wisata KAGET. Di lokasi ini, pengunjung mendapatkan pengenalan singkat mengenai konsep wisata sebelum memulai petualangan menggunakan jeep menuju destinasi berikutnya.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Kampung Tumo (English & Culture Village). Pengunjung disambut dengan berbagai aktivitas outbound serta pertunjukan seni yang menampilkan kekayaan budaya lokal.

Wisata KaGeT Bojonegoro.
Wisatawan KaGeT bisa menikmati aneka kuliner dan produk UMKM Kedewan.

Tidak hanya itu, wisatawan juga dapat menikmati sajian khas ALPUGAN (Alpukat Degan Juragan), sebuah produk unggulan yang memadukan kesegaran alpukat dan kelapa muda di Kampung Tumo.

Baca Juga :   Jejaring PMII Antar Ning Lia Sebagai Senator

Perjalanan berlanjut menuju Rumah Singgah Kawengan. Lokasi ini memberikan wawasan mengenai potensi Geopark Kedewan. Di tempat ini, pengunjung dapat memahami lebih jauh tentang sejarah geologi, kekayaan alam, serta peran kawasan Kedewan dalam mendukung pengembangan wisata edukasi.

Daya tarik berikutnya adalah kawasan Alang-Alang. Lokasi ini menawarkan panorama alam perbukitan sekaligus pemandangan penambangan sumur minyak tradisional. Tempat ini menjadi spot favorit bagi pengunjung untuk menikmati lanskap khas Kedewan dan mengabadikan momen melalui fotografi.

Eksplorasi mengenai aktivitas penambangan tradisional dilanjutkan di Sumur Mluntur. Di tempat ini, wisatawan memperoleh pengalaman edukatif mengenai teknik penambangan minyak secara tradisional yang telah menjadi bagian dari sejarah masyarakat setempat sejak zaman Belanda.

Selain sektor geologi, paket wisata KaGeT juga memperkenalkan potensi pertanian melalui kunjungan ke Kebun Terong. Wisatawan dapat merasakan pengalaman memetik terong langsung dari kebun sambil mengenal praktik budidaya yang dilakukan masyarakat lokal.

Wisata KaGeT Bojonegoro.
Rute trip wisata KaGeT Bojonegoro.

Setelah seluruh rangkaian perjalanan selesai, peserta kembali ke Agroforestry Hargomulyo untuk menikmati kuliner khas berupa nasi gulung serta berburu berbagai produk UMKM lokal.

Baca Juga :   Berharap Sumur Tua Wonocolo Masuk Asia Pasific Geopark Network

Nasi Gulung seperti nasi liwet yang dibungkus daun pisang. Teksturnya empuk dan tidak lembek seperti lontong. Ciri khas kudapan ini disajikan dengan sambel teri dan lauk pedas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina menyampaikan, peluncuran paket wisata KaGeT hari ini menandai dimulainya paket-paket wisata lainnya di Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Elza, Kedewan memiliki potensi wisata yang sudah ada sejak lama, khususnya wisata Geopark. Potensi tersebut kemudian dikumpulkan, dikembangkan, dan diwujudkan dalam bentuk paket wisata KaGeT.

“Proses ini diawali dengan kajian yang dilakukan oleh IKIP PGRI,” ujarnya.

Elza menambahkan, semua elemen masyarakat, mendukung penuh untuk menjadikan Kedewan sebagai salah satu paket wisata unggulan Kabupaten Bojonegoro.

“Kami akan terus mendukung potensi-potensi wisata yang ada,” tegasnya.

Sementara itu, Novitasari, salah satu pengunjung yang mengikuti perjalanan paket wisata KaGeT mengaku terkesan dengan petualangan yang diikuti mulai dari awal sampai akhir.

“Pengalamannya yang pasti seneng banget, tripnya seru, pemandangan juga bagus, pemandunya ramah dan profesional,” ujarnya.

Menurutnya, wisata tersebut tidak kalah dengan wisata Jeep yang ada di daerah lain.

“Apalagi Geopark adalah kondisi langka tak hanya indonesia bahkan luar negeri. Setelah ngetrip jadi makin bangga jadi orang Bojonegoro,” pugkasnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait