SuaraBanyuurip.com – Sasongko
Bojonegoro – Menyambut datangnya Bulan Suro atau Muharam, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Kapas, Cabang Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan bakti sosial berupa kerja bakti massal membersihkan area Gedung Pusat Latihan (Puslat) “Gantari Kirana” Cabang Bojonegoro, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 373 siswa SH Terate dari seluruh rayon di wilayah Ranting Kapas. Mereka didampingi sekitar 40 warga SH Terate serta mendapat pengawalan dari Pengamanan Terate (Pamter) guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Ketua SH Terate Ranting Kapas, Warsiman, mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin tahunan menjelang Bulan Suro. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan mempersiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam prosesi Pengesahan Warga Baru SH Terate Cabang Bojonegoro tahun 2026.
”Kerja bakti ini rutin kami laksanakan setiap tahun untuk menyambut Bulan Suro sekaligus memastikan Gedung Puslat Gantari Kirana siap digunakan dalam rangkaian kegiatan pengesahan warga baru,” ujar Mas Warsiman, sapaan akrabnya.
Diharapkan kegiatan pemeliharaan dan kebersihan lingkungan Puslat dapat dilakukan secara berkala, tidak hanya menjelang Bulan Suro, tetapi setidaknya setiap tiga bulan sekali agar kondisi gedung tetap terawat.
”Ke depan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tiga bulan sekali agar kondisi gedung tetap terawat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II SH Terate Ranting Kapas, Ridwan, menegaskan, bahwa kegiatan tersebut juga memiliki nilai pendidikan karakter bagi para siswa. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat perlu ditanamkan sejak dini melalui kegiatan nyata di masing-masing rayon.
Melalui kegiatan ini, SH Terate Ranting Kapas menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan nilai-nilai persaudaraan dan pengabdian kepada masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan dan organisasi.
”Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa agar tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa sosial, mampu berbaur dengan masyarakat, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” kata Ridwan.(ko)





