SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Cabang olahraga (Cabor) gulat resmi mencatat sejarah dengan penampilan debut pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026. Pertandingan gulat bahkan menjadi salah satu cabang yang lebih dahulu digelar sebelum upacara pembukaan.
Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro, Tonny Ade Irawan mengatakan, Porkab II akan dibuka secara resmi pada Jumat (3/7/2026) mendatang. Meski begitu, sejumlah cabor harus memulai pertandingan lebih awal karena padatnya jadwal.
”Gulat digelar lebih dulu karena ada agenda di luar daerah yang harus diikuti bersamaan dengan Porkab,” kata Tonny Ade Irawan kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (27/6/2026).
Selain gulat, cabor yang lebih dulu dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, bola tangan, futsal, dan bola basket. Menurut Tonny, sapaan akrabnya, langkah itu dilakukan agar seluruh pertandingan dapat selesai sebelum penutupan Porkab pada 11 Juli 2026.
Porkab II Bojonegoro akan mempertandingkan 28 cabang olahraga dengan total 150 nomor pertandingan. Sebanyak 28 kecamatan ambil bagian dengan jumlah atlet mencapai 3.694 orang.
Seluruh pertandingan akan berlangsung di belasan venue berbeda, di antaranya GOR Utama Bojonegoro, Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro Sport Center, GOR Sumberrejo, GOR Kalitidu, Lapangan Panahan Banjarsari, hingga Sirkuit Trail Kalikethek.
”Total ada 12 venue untuk perhelatan,” terang pria yang pernah aktif di surat kabar harian lokal ini.
Sementara itu, Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Bojonegoro, Agus Wijaya menyebut, cabang gulat diikuti 44 atlet putra dan putri dari 21 kecamatan.
”Kami senang karena gulat mulai dikenal di Bojonegoro,” ujarnya.
Agus, begitu karib disapa, menilai, Porkab menjadi ajang penting untuk menjaring atlet-atlet potensial yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun depan di Surabaya.
Pria ramah ini menegaskan, bahwa kehadiran gulat dalam Porkab menjadi langkah maju bagi pembinaan olahraga tersebut di Bojonegoro sekaligus memperluas pilihan atlet yang akan memperkuat daerah pada ajang tingkat provinsi.
”Kami senang karena gulat sudah mulai dikenal di Bojonegoro,” tandas Agus Wijaya.(fin)





