SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Semangat sportivitas dan persaingan sehat mulai membara. Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di GOR Utama Ngumpak Dalem, Jumat (3/7/2026).
Upacara pembukaan berlangsung meriah dengan defile kontingen dari 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Antusiasme peserta semakin terasa saat maskot Porkab II, Burung Belibis, diperkenalkan di hadapan ribuan atlet, ofisial, dan tamu undangan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadinpora) Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto menegaskan, bahwa Porkab bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
”Porkab menjadi ajang menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan menuju Porprov 2027,” ujarnya.
Porkab II berlangsung mulai 3 hingga 11 Juli 2026. Sejumlah cabang olahraga sebelumnya telah lebih dahulu dipertandingkan melalui agenda Pra-PORKAB. Total sebanyak 3.553 atlet akan bersaing memperebutkan prestasi pada 28 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Saat membuka ajang tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengajak seluruh peserta menjadikan Porkab sebagai momentum mempererat persaudaraan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
”Porkab bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan, solidaritas, dan menjunjung tinggi fair play,” tegasnya.
Pria asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini mengucapkan terima kasih kepada Dinpora, KONI, para camat, KOK, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Porkab Bojonegoro II.
Sebagai simbol dimulainya pesta olahraga terbesar di tingkat kabupaten ini, bupati melakukan lemparan bola ke gawang cabang olahraga bola tangan.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, mengungkapkan, bahwa penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding edisi perdana pada 2024. Jika PORKAB I mempertandingkan 16 cabang olahraga, kini jumlahnya meningkat menjadi 28 cabang olahraga.
”Alhamdulillah seluruh kecamatan ikut ambil bagian. Jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” ungkap Tonny.(fin)





