Terate Kids Bojonegoro Tanamkan Disiplin dan Karakter Sejak Dini ‎

SH Terate Bojonegoro
TANGKAP LAYAR VIDEO : Ratusan anak usia dini mengikuti latihan dan pengenalan pencak silat SH Terate Cabang Bojonegoro di Alun-alun Bojonegoro.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com – Sasongko

Bojonegoro – Sebanyak 100 lebih anak usia dini mengikuti latihan dan pengenalan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Bojonegoro, Minggu (13/9/2026) pagi.

‎Latihan Terate Kids yang digelar di Padepokan Sumur Gumuling, Jalan Kolonel Sugiono No. 87 A Bojonegoro, dan Alun-Alun Bojonegoro, itu dimulai pukul 06.30 WIB. Latihan berlangsung bersamaan dengan aktivitas masyarakat dalam Car Free Day (CFD).

‎Didampingi tujuh pelatih, anak-anak dikenalkan pada pencak silat melalui metode yang disesuaikan dengan usia dan karakter anak. Pendekatan dibuat humanis dan menyenangkan, namun tetap menekankan kedisiplinan.

‎Anak-anak dibiasakan tertib dalam barisan, mengikuti instruksi, menaati aturan, menghormati pelatih, serta menjaga sikap terhadap sesama.

‎Koordinator Humas SH Terate Cabang Kabupaten Bojonegoro, Bambang Prasetyo Budi mengatakan, pola pembinaan anak usia dini tidak bisa disamakan dengan latihan orang dewasa.

‎“Pendekatan humanis bukan untuk mengurangi kedisiplinan, tetapi agar proses pembelajaran pencak silat dapat diterima anak dengan baik,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com usai kegiatan.

‎Dijelaskan, bahwa latihan pencak silat bagi anak bukan sekadar mengajarkan teknik bela diri, dan fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai persaudaraan, disiplin, keberanian, tanggung jawab, percaya diri, dan sikap menghargai orang lain. Selain itu, juga sebagai upaya pembibitan atlet pencak silat Bojonegoro ke depan.

‎Pengenalan dilakukan bertahap melalui gerakan dasar, permainan, latihan kebersamaan, dan aktivitas yang sesuai dengan perkembangan anak. Dengan demikian, latihan tetap tegas tanpa menghilangkan keceriaan.

‎“Kami ingin anak-anak datang latihan dengan rasa senang, pulang membawa pengalaman yang baik, dan secara perlahan nilai-nilai itu melekat dalam kehidupannya,” kata Bambang.

‎Pria ramah ini menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari para orang tua yang mengantar dan mendampingi anak-anak. Keterlibatan orang tua dinilai penting agar nilai disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan persaudaraan yang diperoleh di tempat latihan dapat diterapkan di rumah maupun sekolah.

‎”Selain mengenalkan budaya bangsa sejak dini, latihan Terate Kids juga menjadi ruang positif bagi anak untuk mengurangi ketergantungan terhadap gadget,” pungkasnya.

‎Padepokan Sumur Gumuling SH Terate Cabang Bojonegoro di bawah pelindung Wahyu Subakdiono, dan Penasihat Triwahyu Utomo, serta Koordinator Terate Kids Bambang Prasetyo Budi.

‎Sementara pelatih yang mendampingi kegiatan di antaranya Agus Sudirman, Fendik Sugiharto, Imam Taufik dan Andrydewi, serta para pelatih lainnya.(ko)

Pos terkait