SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Nasib tragis menimpa Mbah Marni (65) warga Dusun Glonggong, RT 08/RW 02, Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Hampir sekujur tubuhnya terbakar, lantaran tak bisa lari ketika rumahnya terbakar, Kamis (17/9/2026) dini hari.
Tragedi yang menimpa lansia itu tak terhindar, lantaran Mbah Marni menderita stroke. Ia tak bisa bergerak di dalam kamar, ketika si jago merah menjilati rumahnya.
Sejumlah warga setempat mengira, korban tak bisa kabur ke luar rumah karena kondisinya sakit. Sebagian lainnya memperkirakan, ketika kebakaran rumah pada pukul 04.10 WIB itu ia sedang tidur. Tubuhnya berhasil diselamatkan setelah warga mendobrak rumahnya.
“Korban masih berada di dalam kamar saat terjadi kebakaran, dan berhasil diselamatkan warga sekitar,” ujar Agus Matoharul, pelapor kejadian kebakaran.
Laporan kebakaran kemudian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kota sekitar pukul 04.59 WIB. Petugas berangkat menuju lokasi pukul 05.03 WIB dan tiba sekitar pukul 05.15 WIB.
Begitu menerima laporan, Kepala Damkarmat Bojonegoro, Siswoyo, bergegas mengirim timnya ke lokasi bencana. Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.49 WIB.
“Korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen di sekujur tubuh, dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Siswoyo kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (17/9/2026) siang.
Selain Marni, Samsul, 35 tahun, warga sekitar yang membantu menyelamatkan korban, juga mengalami luka bakar sekitar 15 persen pada bagian tangan kanan. Samsul turut mendapat perawatan di rumah sakit.
Siswoyo menduga, kebakaran dipicu aktivitas memasak. Kompor ditengarai lupa dimatikan sehingga api membesar dan membakar rumah.
Rumah milik Ahmadi, 51 tahun, tersebut merupakan bangunan permanen berukuran 5 x 12 meter. Kerugian ditaksir sekitar Rp300 juta, meliputi bangunan dan seluruh isinya.
Sejumlah aset senilai sekitar Rp70 juta berhasil diselamatkan. Di antaranya empat sepeda listrik, sepeda motor Vario, CRF dan Beat Street, kasur, serta uang tunai.
Petugas Damkarmat mengerahkan satu unit Fire Truck (Fire Dome) dan satu unit water supply. Penanganan juga dibantu satu unit water supply dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dengan total lima personel.
Api juga nyaris merembet ke rumah warga di sekitar lokasi. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah bangunan dan aset milik warga.
Rumah Marmi, 80 tahun, di sebelah kanan korban berukuran 7 x 14 meter dengan aset sekitar Rp400 juta berhasil diselamatkan. Rumah Darmin, 58 tahun, yang terbuat dari papan kayu berukuran 4 x 7 meter dengan aset sekitar Rp20 juta juga berhasil diamankan.
Sementara rumah Nyamirin, 60 tahun, berupa bangunan papan kayu berukuran 4 x 9 meter dengan aset sekitar Rp30 juta turut berhasil diselamatkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tegas Siswoyo.
Selain pemadaman, petugas Damkarmat memberikan sosialisasi kepada warga mengenai pencegahan kebakaran dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran.
Penanganan kejadian melibatkan Damkarmat Bojonegoro Pos Kota, BPBD Bojonegoro, Polsek Dander, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Pemerintah Desa Sumberagung dan masyarakat setempat.(fin)





