SuaraBanyuurip.com – Herbasina Nutrindo, UMKM Bolo JTB binaan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), tampil di Pameran dan Lokakarya Media 2026 yang digelar SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) di Hotel Tentrem Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk olahan Kelor yang dipamerkan mendapatan pujian dari SKK Migas.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Heru Setyiadi bersama Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan menyempatkan mencicipi minuman herbal Kelor dan Jareku (Jahe, Serai, Kunyit) produk Herbasina.
“Enak rasanya, dan menyehatkan. Wartawan harus mencobanya,” ujar Heru memberikan tanggapan produk olahan Kelor Herbasina.
Produk olahan Kelor Herbasina juga mengundang perhatian Kepala Biro TvOne, Hentty Kartika. Ia membeli beberapa produk olahan kelor seperti kapsul, teh dan virgin cocunut oil (minyak kelor).
“Sudah biasa mengkonsumi ini. Kebetulan di sini ada, jadi sekalian beli,” ujarnya.
Menurut Hentty, olahan kelor memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Seperti minyak kelor dapat melunturkan lemak, kolesterol, asam urat, dan antioksidan.
“Saya setiap hari biasanya sebelum tidur minum satu sendok. Ini penting banget bagi wanita, terutama yang usianya di atas 40 tahun yang konsen terhadap kesehatan,” tuturnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan mengapresiasi tumbuh dan berkembangnya UMKM di sekitar operasi hulu migas. Ia berharap, melalui program pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM) hulu migas dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada industri hulu migas, karena ini energi tak terbaharukan yang suatu saat pasti akan habis,” harap Anggono.
Owner Herbasina Nutrindo, Anita Wahyu Deviani mengaku senang produk olahan kelor mendapat apresiasi dan perhatian dari SKK Migas dan pengunjung.
“Rasanya senang sekali. Apalagi kita dikasih fasilitas booth seperti ini, dan bisa mengenalkan produk kami,” ujarnya.
Ada beberapa produk olahan Kelor Herbasina Nutrindo. Di antaranya kapsul kelor, MoriChoco (cokelat kelor), minyak kelor, mie goreng kelor, dan ice cream kelor. Juga minuman herbal Jareku.
“Dari semua produk itu yang paling diminati Cokelat Kelor. Sehari bisa habis 100 pcs per bulan,” ujar Anita.

Produk olahan kelor Herbasina Nutrindo telah menjangkau pasar lokal, nasional hingga luar negeri. Pemasaran yang dilakukan secara manual dan online.
“Kemi mengucapkan terima kasih kepada Pertamina EP Cepu yang sudah memberikan pendampingan mulai dari pengemasan, perizinan, pemasaran hingga penguatan manajemen keuangan,” pungkas Guru IPAS SMKN Kasiman itu.
Head and CommRel & CID Pertamina EP Cepu Zona 12, Weanny Hikmat menegaskan, program pendampingan UMKM Bolo JTB merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberdayakan UMKM sekitar operasi agar naik kelas dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas.(red)





