Pawai Budaya Kabupaten akan Digelar, Namanya Ganti Bojonegoro Bahagia Carnival

Bojonegoro Bahagia Carnival.
FOTO ILUSTRASI: Penampilan peserta pawai budaya yang digelar Pemkab sebelumnya. Even tahunan ini akan berganti nama menjadi Bojonegoro Bahagia Carnival.

SuaraBanyuurip.com – Pawai budaya tingkat Kabupaten Bojonegoro sudah beberapa tahun ditiadakan. Tahun 2026 ini, event tersebut akan kembali digelar dengan konsep berbeda untuk merayakan Hari Jadi ke 349 Bojonegoro.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Elzadeba Agustina mengatakan, pawai budaya tahun 2026 berganti nama menjadi Bojonegoro Bahagia Carnival. Kegiatan akan dilaksanakan pada 1 November 2026.

“Sekarang bukan Pawai Budaya. Tapi Bojonegoro Bahagia Carnival,” tegasnya kepada suarabanyuurip.com di sela-sela menghadiri Festival Lantung dan peresmian Geosite Kedung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Jumat (16/10/2026).

Elzadeba menjelaskan, Bojonegoro Bahagia Carnival berbeda dengan pawai budaya seperti yang sudah digelar sebelumnya. Peserta hanya terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD) atau lembaga pemerintahan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan umum atau organisasi kemasyarakatan.

“Jadi tidak ada peserta dari kalangan pelajar,” ucapnya.

Konsep Bojonegoro Bahagia Carnival juga berbeda. Kata Elza, peserta akan menampilkan program-program atau potensi yang dimiliki. Peserta juga bisa menggunakan mobil atau kendaraan listrik hias.

Baca Juga :   Tak Bisa Renang Tewas Saat Mandi di Sungai 

“Kegiatan ini juga sebagai sarana promosi dan sosialisasi. Jadi tidak ada yang penampilan zaman penjajahan, kerajaan, atau dancer-dencer,” tuturnya.

Peserta Bojonegori Bahagia Carnival diperkirakan mencapai lebih dari 100. Rutenya sama dengan pawai budaya. Strat dan finish depan kantor Pemkab Bojonegoro Jalan Mas Tumapel.

“Strat akan dimulai pukul 3 sore. Dan, estimasi waktu ini sudah kami hitung. Perkiraan selesai sebelum mahgrib,” jelasnya.

Elza menambahkan, Bojonegoro Bahagia Carnival merupakan rangkaian perayaan HJB ke 349 untuk memberikan hiburan kepada masayarakat.

“Juga memberi peluang ekonomi bagi UMKM,” pungkasnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait