Sambut Industri Migas, Bangun Layanan Publik Online

bptp

SuaraBanyuurip.com Ririn W

Bojonegoro – Pembangunan jaringan fiber optik (FO) yang tengah dikembangan pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jatim, mendapat apresiasi positif Balai Pembinaan dan Penelitian Teknologi (BPPT). Program ini dinilai akan dapat menciptakan pelayanan publik secara maksimal dalam mendukung industri migas di Bojonegoro.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Balai Ipteknet BPPT, Guntur Harianto mengatakan, dengan berubahnya kondisi Bojonegoro menjadi daerah industri migas akan berdampak pada berubahnya kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tak lepas dengan pemerintahan.  Karena itu pemerintah daerah harus mengimbangi dengan pelayanan publik yang baik. Artinya dapat memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan transparan.

“Jaringan FO yang dikembangan di Bojonegoro ini sangat tepat. Karena ini akan mampu menjawab tuntutan masyarakat yang tidak bisa dihindari oleh pemerintah daerah,” ujar Guntur ketika bertandang ke Dinas Kominikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro, Kamis (11/10/2012).

Dijelaskan, dengan pengembangan jaringan FO ini akan memberikan beberapa keuntungan bagi masyarakat, perusahaan,maupun pemerintah daerah sendiri. Keuntungan yang diperoleh masyarakat adalah mereka akan lebih mudah mengakses data-data yang diinginkan atau mengontrol kegiatan tentang industri migas.

Baca Juga :   PGN Buktikan Komitmen Sebagai Solusi Energi Terintegrasi di Masa Transisi Energi

Sedangkan kuntungan yang diperoleh perusahaan, lanjut dia, mereka akan lebih mudah mengakses dan mengetahui peluang-peluang usaha untuk menanamkan investasinya dan pengurusan perijinan secara online yang lebih mudah dan cepat.

“Dengan masuknya investor ini akan menjadi keuntungan bagi daerah karena akan banyak pemasukan resmi baik dari perijinan maupun pajak. Juga menyerap tenaga kerja. Tapi Pemkab juga harus mampu menyiapkan kebutuhan yang diperlukan perusahaan,” papar Guntur.

Anas Iswahyudi, perwakilan BPPT menambahkan, melalui jaringan FO ini Diskominfo bisa menjadi lokomotif teknologi komunikasi informasi masyarakat untuk mewujudkan pelayanan publik secara maksimal. Namun untuk membangun pelayanan publik yang bagus melalui jaringan FO ini diperlukan sumber daya masyarakat (SDM) yang mumpuni untuk mendukungnya.

“Akan tetap bukan hanya SDM yang menentukan keberhasilan pengelolaan informasi teknologi (IT). Tapi komitemn dan semangat untuk mengelola serta mengembangkannya,” sergah Anas.

Kepala Diskominfo Bojonegoro Djumari didampingi Kepala Bidang (Kabid) Jaring Kominikasi (Jarkom), Joko Hermanto menjelaskan, sekarang ini pihaknya tengah mengembangkan jaringan FO di 66 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Bojonegoro di wilayah kota Bojonegoro.

Baca Juga :   Bertumpu pada Produksi Minyak Blok Cepu

“Namun untuk kedepan jaringan ini akan kita perluas sampai tingkat kecamatan hingga desa. Dengan begitu semua lapisan masyarakat akan lebih mudah untuk mengakses atau memberikan informasi,” pungkasnya.  (rin/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *