Warga Sweeping Security MMP di TBR

sweeping warga

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro –Ancaman warga sekitar pemboran migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih, untuk mensweeping security PT Metro Multi Powerindo (MMP) terbukti. Belasan security yang sedang melakukan penjagaan di sumur migas TBR dipulangkan paksa warga, Jum’at (7/12/2012) pagi tadi. Gara-garanya  warga tidak dilibatkan dalam pengamanan di pemboran di desanya.

Dari pantauan, seweeping itu dilakukan oleh sekira delapan warga dari perwakilan beberapa desa sekitar TBR. Mereka menyisir lokasi pemboran yang dijaga security MMP. Mulai lokasi sumur migas TBR-A, B dan C milik Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) yang berada di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Warga gabungan dari enam desa yang melakukan sweeping itu berasal dari desa-desa yang terlintasi jalur aktivitas TBR. Yakni  warga dari Desa Purwosari, Gapluk, Kuniran, Kecamatan Purwosari dan warga Desa Kalisumber, Tambakrejo, Malingmati, Kecamatan Tambakrejo.

Aksi sweeping warga ini mendapat panatauan dan pengawalan aparat kemanaan dari Polsek dan Koramil Kecamatan Tambakrejo, Purwosari dan Kasiman. Aparat menjaga-jaga agar warga tidak melakukan tindakan anarkis.

Baca Juga :   Mangkir Lapor, Izin Lingkungan Terancam Dicabut

Salah satu warga Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari yang melakukan sweeping,  Latif, mengatakan, warga melakukan swiping dan memulangkang security MMP itu tak ada niatan untuk mencederai atau menghabat proyek TBR. Namun, warga menginginkan kejelasan dari Pertamina EP dan MMP tentang keterlibatan warga dalam jasa keamanan TBR tersebut.

“Kami tidak demo tapi minta pekerjaan. Sebelum Pertamina EP maupun MMP melibatkan warga dalam jasa pengamanan, maka security juga tidak boleh berjaga disini,” kata Latif ditemui SuaraBanyuurip dilokasi TBR-A.

 “Sambil menunggu kejelasannya, sementara lokasi pemboran biar dijaga dari bantuan lokasi (Banlok) yang sudah direkrut dan Muspika Tambakrejo,” sambung Kesran, warga desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo.

Dikonfirmasi terpisah, Hubungan masyarakat (humas) PT. MMP, H. Warsilan HS, mengatakan, permaslahan ini akan segera dilakukan musyawarah untuk mencari solusi terbaik.

“Insya Allah sehabis Jumatan akan saya lakukan musyawarah untuk membahas hal tersebut,” ungkap Warsilan ketika dihubungi via telepon, Jum’at (7/12/2012).(Sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Warga Terbantu dengan Transportasi Sementara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *