JOBP-PEJ Sosialisasikan Pipanisasi Sukowati Pad B

SuaraBanyuurip.com D Suko Nugroho

Bojonegoro – Joint operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOB P-PEJ), operator migas Blok Tuban, mensosialisasikan rencana pemasangan pipa 10 inci dari Lapangan Sukowati Pad B ke A di Balai Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (13/1/2013). Rencana penambahan pipa itu merupakan pengembangan produksi di sumur migas Sukowati Pad B.

Bagian Engineering JOBP-PEJ, Novan, menjelaskan, pipa 10 inci itu berfungsi mengalirkan minyak dari lapangan Sukowati Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas ke Sumur Sukowati Pad A di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro. Pipa sepanjang sekira 500 meter tersebut akan ditanam sedalam 1,6 meter hingga 2 meter dengan lebar 60 centi meter.

“Sesuai aturan undang-undang migas penanaman pipa hanya satu meter. Namun untuk menjaga keselamatan warga dan lingkungan kita tanam dua meter,” kata Novan.

Dia mengungkapkan, penanaman pipa nanti akan dikerjakan dua tim. Yakni tim pertama akan melakukan pekerjaan mulai Pad A ke utara dan tim ke dua dari Pad B keselatan.

Baca Juga :   Dorong Revisi PoD JTB Gunakan Gross Split

“Pekerjaan dua tim ini akan bertemu diperempatan Desa Ngampel,” sergah pria berkacamata ini.

Menurut Novan, untuk meminimalisir insiden dan tersendatnya arus lalu lintas di sepanjang jalur pipa, penggalian tanah akan dilakukan setelah pipa disambung lebih dulu. Kemudian pipa ditanam dan langsung diurug kembali.

“Kita akan sambung setiap tiga pipa untuk kemudian ditanam dan diurug sehingga tidak ada tanah yang berserakan di pinggir jalan. Kita juga akan menempatkan tanaga pengawas maupun falg man dari masyarakat setempat di beberapa titik rawan,” papar Novan.

Sebelumnya, perwakilan manajemen JOBP-PEJ, Yoga S Utomo, menyampaikan, sosialisasi ini merupakan langkah awal sebelum pekerjaan pipanisasi 10 inci dari sumur Sukowati Pad B ke Pad A dimulai. Tujuannya adalah memberikan pencerahan kepada warga sekitar dijalur pipa tentang kegiatan yang akan dilakasnakan.

“Sesuai scedul penanaman pipa ini hanya sepuluh hari. Namun dengan cuca hujan seperti ini bisa juga lebih. Tapi tetap kita upayakan sesuai target,” tegas Yoga.

Perwakilan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas (sebelumnya bernama satuan kerja sementara/ SKS Migas) Jabanusa (Jawa, Bali dan Nusa Tenggara), Cindy Kushartini  berharap, masyarakat mendukung proyek negara ini agar target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari (bhp) bisa terwujud di tahun 2013.

Baca Juga :   Shutdown JTB Tak Berdampak Pasokan Gas PGN Area Bojonegoro

Sosialisasi ini dihadiri sejumlah unsur di desa mulai tingkat rukun tetangga (RT) hingga perangkat dan BPD Ngampel, perwakilan dari Muspika Kapas serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *