JOB P-PEJ Tunggu Ijin Lokasi dari Pemda

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Rencana pemboran sumur migas baru di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur oleh milik Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) molor dari jadwal yang direncanakan. Pasalnya hingga sampai detik ini operator migas, Blok Tuban, asal China itu belum memperoleh ijin lokasi..

“Info dari Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) ijin lokasi akan diterbitkan minggu depan,” ungkap Field Admin Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji saat dikonfirmasi SuaraBanyuurip melalui blackberry messenger (BBM), Kamis (24/1/2013).

Dia menerangkan, semua ijin lokasi mutlak wewenang dari Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban. Sedang JOB PPEJ tidak bisa memaksakan adanya perijinan karena semua otoritas ada di Pemda.

“Semua perijinan kan otoritasnya ada di Pemda,” kata Hananto Aji.

Pria asli Jatirogo ini menerangkan, jika ijin lokasi sudah diperoleh pihaknya akan melakukan beberapa langkah awal. Yaitu melakukan sosialisasi kepada warga dan persiapan konstruksi lokasi dengan waktu kurang lebih dua bulan. Setelah itu baru dapat melakukan aktifits pengeboran.

Baca Juga :   Pemilik Tambang Ilegal Datangi Kantor ESDM

“Targetnya ya sesegera mungkin. Malah mungkin ini sudah agak terlambat,” jawab Hananto ditanya terkait target pengeboran ditempat tersebut.

Hananto menambahkan, sambil menunggu ijin lokasi terbit, pihaknya tengah melakukan persiapan untuk melakukan sosialisasi dengan masyarakat sekitar pemboran. Yaitu pada lokasi pemboran sumur baru di Desa Sambonggede yang kelak akan dinamakan menjadi sumur sumber.

Seperti diberitakan sebelumnya, JOB P-PEJ berencana membuka dua sumber minyak baru di kabupaten Tuban Tahun 2013 ini. Dua sumur tersebut masing-masing berada di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak dan Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Tuban.

Di Desa Sambonggede, JOBP-PEJ sudah dilakukan pembebasan tanah dengan luas 4,1 hektar untuk lokasi pemboran sumber Sumber. Sedang untuk sumur baru yang berada di Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel masih dalam negoisasi lahan dengan para pemilik tanah.

Kedua sumur baru di dua tempat tersebut, diharapkan mampu mendongkrak produksi minyak yang ada di sumur mudi dan sukowati. Dengan target produksi 42 ribu barel per hari (bph) tahun 2013 ini. Seharusnya, untuk memenuhi target produksi tersebut JOB PPEJ sudah melakukan aktifitas pengeboran pada awal Januari tahun ini. (edp)

Baca Juga :   Ijin EPC 1 Belum Kelar, EPC 5 Sudah Keluar

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *