SuaraBanyuurip.com – Ririn WÂ
Bojonegoro – Badan Perijinan Pemkab Bojonegoro mempertanyakan keberadaan pembangunan Clinic Centre yang berada di lokasi proyek Engeenering Procurement and Contruction (EPC)-1, sumur Banyuurip, Blok Cepu. Pembangunan pusat layanan kesehatan ini dinilai tak sesuai dengan site plan proyek yang dibuat operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL).
Sesuai perencanaan yang diberikan MCL kepada Pemkab Bojonegoro, Clinic Centre berada di lokasi EPC-5. Hal ini juga sudah dikoordinasikan dengan Pemkab untuk bisa disertakan konten lokal sebagaimana amanat Perda 23/2011 tentang konten lokal.
“Tapi anehnya ketika saya tanya itu klinik untuk siapa, mereka tidak tahu menahu,†kata Kepala Badan Perijinan Bojonegoro, Bambang Waluyo, Kamis (28/2/2013).  Â
Menurut Bambang, dalam site plan milik MCL sudah ada pembangunan Clinic Centre di EPC 5. Klinik ini nantinya bisa menggandeng tenaga medis dari lokal, seperti perawat atau bidan.
“Kalau di EPC 1 ini belum jelas, saya tanya orangnya jawabnya tidak tahu terus. Lalu tanggung jawabnya PT Tripatra mana?†kata Bambang.
Dia akui, kontraktor EPC-1, PT Tripatra telah memberi kontribusi besar kepada warga Bojonegoro. Akan tetapi pihaknya tetap mempertanyakan keberadaan pembangunan pusat kesehatan di wilayah kerja Tripatra tersebut.
“Memang selama ini sudah banyak kontribusi yang diberikan oleh PT Tripatra, akan tetapi masih ada beberapa kekurangan yang seharusnya dilengkapi seperti perijinan,†tegasnya.
Dia ungkapkan, pada awal bulan Februari 2013 lalu datang beberapa pengusaha dari Jakarta. Mereka mengaku sebagai pemenang tender dari PT Tripatra, dan mengajukan ijin pembangunan Klinik Center.
Dikonfirmasi secara terpisah, Field Service Manager PT Tripatra, Totok Wibowo, mengungkapkan, klinik tersebut adalah bagian dari vendor pelayanan kesehatan. Vendor atau provider ini memang dari Jakarta, salah satunya yang dilayani adalah Medical chek Up oleh Sapta Mitra yang berlokasi di daerah Jetak, Bojonegoro.
“Sekarang klinik sudah ada di lapangan, dan hanya melayani karyawan yang bekerja di EPC 1. Bukan untuk umum,†sergahnya.
Disinggung terkait ijin, dirinya hanya mengatakan, jika perijinan dan segala macamnya yang mengurus adalah Medical Plaza. Pihaknya akan mengecek apakah mereka sudah mengurusnya. (rien)