SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Peminat Elpiji isi ulang ukuran 12 Kg saat ini mulai menurun, hal ini menyebabkan agen elpiji harus menyiapkan stok berlebih untuk ukuran 3 Kg. Namun, karena banyaknya yang melakukan pengisian ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lamongan pengiriman elpiji menjadi tersendat.
Salah satu agen elpiji di Jalan WR Supratman Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Wiwik (55), mengaku, sudah hampir beberapa bulan belakangan stok elpiji ukuran 12 Kg dan 3 Kg tersendat, sehingga dalam satu hari hanya mendapat jatah satu rit atau berjumlah 560 tabung untuk ukuran 3 Kg, dan 100 tabung untuk ukuran 12 Kg.
“Kalau untuk ukuran besar memang kami batasi hanya 100 tabung saja karena permintaan konsumen menurun. Untuk 3 Kg ini yang membuat kelimpungan karena dengan terpaksa menghabiskan jatah satu hari ini saja,†jelas wanita paruh baya ini, Jumat (1/3/2013).
Dia mengungkapkan, sekarang konsumen banyak yang memesan elpiji ukuran 3 Kg, baik itu untuk kebutuhan rumah tangga maupun warung makan. Sehingga, pengurangan kiriman tersebut cukup berdampak dengan hasil penjualan.
“Kalau dulu untuk ukuran 3 Kg bisa mencapai dua rit atau sekitar 1.120 tabung dalam satu hari, tapi sekarang hanya satu rit saja. Keuntungan ya sangat sedikit Mbak, harganya saja tidak naik masih sama Rp13.000 per tabungnya,†katanya lirih.
Dia terpaksa kehilangan beberapa pelanggan karena pengurangan stok elpiji ini. Meskipun banyak yang setia menunggu kiriman toko yang sudah ada sejak beberapa tahun silam. Karena itulah, tidak hanya menjadi agen gas elpiji saja,sekarang dirinya menambah jualannya dengan menyediakan air isi ulang.
“Untuk tambahan saya juga menyediakan air isi ulang,tapi tentu saja yang ber merk,seperti Aqua,Total dan lainnya,â€katanya sambil mengawasi ke 7 pegawai yang menata gas elpiji di dalam toko.
Dirinya berharap, pemerintah tidak menaikkan harga elpiji ukuran besar yang sudah santer terdengar di televisi nasional maupun media cetak. Hal itu berarti akan menambah banyak peminat gas elpiji ukuran 3 Kg, padahal saat ini saja masih tidak tercukupi.
“Sekarang saja telat pengiriman karena saking banyaknya yang mengisi gas elpiji 3 Kg, bagaimana nanti kalau ukuran 12 Kg naik dari Rp70.000 menjadi Rp90.000? Pasti akan membludak lebih dari sekarang,†keluhnya. (rien)