CSR Pertamina EP Prioritaskan Pemilik Lahan

CSR Pertamina EP-Itik

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Blora – Pembebasan lahan untuk kepentingan lokasi sumur migas Blok Gundih yang dilakukan oleh operator Blok Gundih, Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) sebagian besar lahan persawahan. Dengan pembebasan lahan dipindahkan haknya melalui mekanisme jual beli.

“Lahan yang dibebaskan sebagian besar berupa sawah warga yang dipindahkan haknya melalui mekanisme jual beli. Jadi, tidak ada sistem pergantian lahan yang dibebaskan tersebut, Mas,” kata Manager Humas Pertamina EP,  Agus Amperianto, melalui Legal & Relations PT Pertamina EP Aset-4, Arya Dwi Paramita, Sabtu (06/4/2013).

Sebagai perhatian kepada warga yang lahannya dibebaskan, jelas Arya Dwi Paramita, diprioritaskan untuk mengikuti program pelatihan yang dilakukan oleh Pertamina EP. Semisal, pelatihan pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan keahlian elektrikal, mesin las, pembuatan bibir sumur, batu bata, makanan ternak dari sisa padi, ternak itik, dan aneka kue.

Sedangkan khusus untuk peningkatan kompetensi pemuda, sebagai contoh pada tahun 2011, Pertamina EP bekerjasama dengan Pusdiklat Migas Cepu melakukan upaya peningkatan kompetensi generasi penerus dengan menggelar program pelatihan peningkatan kompetensi untuk pemuda di sekitar daerah operasi Proyek Pengembangan Gas Jawa. Sebelumnya dilakukan tahapan seleksi yang diikuti 100 orang calon peserta.

Baca Juga :   Corporate Secretary PHE Kepincut Emping Girut Produk UMKM Bolo JTB

Hasil seleksi tersebut, terdapat sebanyak 45 orang pemuda yang berasal dari tiga wilayah yakni wilayah ring satu daerah operasi PPGJ yakni, Desa Pulo, Sogo, Tanjung,
Wado, Sumber, Temulus, dan Desa Sumberejo, wilayah ring dua operasi yakni Kecamatan Kedungtuban, Randublatung, dan Kecamatan Kradenan, dan wilayah di luar ring satu dan dua yang masih termasuk dalam wilayah Cepu, dan Blora.

“Peserta sejumlah 45 orang tersebut terbagi ke dalam beberapa kelompok pelatihan yakni 10 peserta mengikuti pelatihan Operator Pesawat Angkat/Crane (OPA), 15 peserta mengikuti pelatihan Instalasi dan Proteksi Listrik, dan 20 peserta mengikuti pelatihan Pipe Fitter.

“Pertamina EP telah melaksanakan sejumlah program khusus seperti pelatihan-pelatihan pemberdayaan masyarakat. Sebagai program dari Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut. Sedangkan, untuk para eks pemilik lahan, menjadi perioritas,” jelasnya.

Semoga apa yang dilakukan Pertamina EP kepada warga dapat bermanfaat untuk ke depannya. Setidaknya, dapat menjadi bekal dalam usaha untuk meningkatkan perekonomiannya,” imbuhnya. (sam) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Bangun Tiga Tempat Penampungan Sampah Sementara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *