SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Cepu, Blora – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, mewisuda 375 mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan Akademi Minyak Dan Gas (PTK-Akamigas) Cepu untuk tahun akademik 2012/2013 dari 12 Program Studi di Gedung Wisuda setempat, Rabu (29/1/2013).
Dalam sambutannya, Jero Wacik berharap, lulusan PTK-Akamigas tahun ini mampu mendongkrak upaya pemenuhan target produksi migas Indonesia sebesar satu juta barel per hari. Karena itu  moment ini penting untuk peningkatan produksi potensi energi dan sumber daya mineral di Indonesia.
â€Ini sudah ada 372 pemuda, maka ini akan gemparkan dunia ESDM di Indonesia,†tegasnya.
Lulusan PTK Akamigas akan memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia(SDM) yang terampil, ahli, profesional, dan berintegritas tinggi serta mampu bersaing di dunia global.
â€Para wisudawan ini diharapkan menjadi Sumber Daya Manusia yang profesional di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral,†tambahnya.
Mantan Menteri Disparbud ini mengungkapkan, selama ini, PTK Akamigas hanya menerima delegasi tugas belajar dari perusahaan migas untuk menimba ilmu. Namun tahun ini rencananya akan dibuka untuk lulusan setingkat SLTA.
â€Saya bertanya kepada Pak Teguh, Kabadiklat ESDM, kuota dari SLTA katanya hanya 20 mahasiswa, dan saya katakan tolong disediakan 200 untuk lulusan SLTA yang belum berkerja,†tegas Jero Wacik.
Sementara itu, Bibit Waluyo, Gubernur Jawa Tengah, berpesan kepada para wisudawan agar dapat memberikan manfaat atas ilmu yang didapat untuk peningkatan produksi migas di Indonesia.
“Potensi energi migas ini kita yang punya, dan kita sendirilah nantinya yang akan mengelola,†sambung Bibit yang hadir didampingi Bupati Blora, Djoko Nugroho, beserta unsur Muspida kabupaten Blora.
Pada bagian lain, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) ESDM, Teguh, memaparkan, sebetulnya tahun ini ada 378 calon sarjana, namun 3 mahasiswa dinyatakan belum lulus. Sehingga yang diwisuda hari ini sebanyak 375 orang. Rinciannya, 66 % berasal dari perusahaan industri migas seperti PT. Pertamina (Persero), PT. PGN, Petrochina, Vico, dan industri penunjang lainnya, 31 % dari Pemerintah Daerah Se-Indonesia, 2 % dari Badan Diklat Energi dan Sumber Daya Mineral, dan 1 % dari Timur Leste.
Untuk diketahui, PTK Akamigas merupakan Satuan Kerja di Lingkungan Badan Diklat Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang didirikan tahun 1967. Perguruan Tinggi ini melaksanakan pendidikan berjenjang bagi sumber daya manusia di sektor ESDM pada Program Diploma I, Diploma II, Diploma III, dan Diploma IV dengan program study Fire and Safety, Instrumen dan Elektronika, Keinspekturan, Laboratorium Pengolahan, Managemen Pertambangan dan Energi, Management Service Migas, Pemasaran dan Niaga, Produksi, Refinery, Teknology Gas, Teknik Masin Lapangan, serta Utilities. (ali)