PT Semen Indonesia Akui Ada Kesalahan

Semen Indonesia

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kepala Seksi Hubungan Internal dan Media, PT Semen Indonesia Tbk, Faiq Niyazi,  menyatakan, pihaknya mengakui telah terjadi kesalahan terkait temuan semen curah yang dituang mobil bull (pengangkut semen curah) di gudang Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Untuk itu, menurut Faiq, pihak perusahaan akan melakukan penyelidikan di lapangan terkait temuan warga tersebut. Sekaligus untuk mengetahui pula dugaan praktik penyelundupan semen curah melalui jalur tersebut.

“Apabila benar, tentunya akan ada denda yang dijatuhkan perusahaan,” ungkap Faiq Niyazi melalui telepon, Selasa (4/6/2013).
 
Dia katakan, penggunaan mobil bull hanya untuk pemasaran berskala besar. Perusahaan baru bisa melayani permintaan semen curah, apabila kebutuhan besar yang diperlukan dengan alasan efisiensi suatu pekerjaan atau proyek.
 
“Contohnya apabila proyek itu membutuhkan 30 ton dalam seminggu, itu baru boleh,” jelas Faiq.
 
Untuk itu, yang biasa menggunakan jasa ini adalah para pelanggan besar. Seperti untuk pembangunan perumahan, real estate, pembangunan jalan, atau proyek raksasa lain.
 
“Itupun dengan catatan, semen digunakan untuk kepentingan pembangunan saja. Dan tidak boleh dijual ulang,” tambahnya.
 
Ditanya mengenai adanya mobil bull milik PT Semen Gresik (sekarang PT SI) dilokasi salah satu gudang di Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban. Dia kataka perusahaan akan memberi sangsi apabila terbukti adanya pelanggaran dalam kejadian itu.
 
Saat ini kasus tersebut dalam penanganan pihak Polres Tuban. Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi terkait dugaan penyimpangan tersebuut. (edp)

Baca Juga :   Sopir Proyek Blok Cepu Ancam Blokir Akses Road

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *