SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Arya Penangsang, STAI Al Muhammad, Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendesak Pemkab Blora segera membuat Perda tentang Konten Lokal Industri Migas, agar bisa melindungi kepentingan lokal dalam industri Migas di wilayah setempat.
Menurut Sholikin dari lembaga mahasiswa tersebut, Pemkab bersama DPRD Blora harus segera membuat Perda tersebut. Apalagi kegiatan Migas di sejumlah blok Migas sudah mulai berlangsung di wilayah Bumi Arya Penangsang.
“Kalau tidak ingin ditinggalkan dalam segala aktivitas kegiatan migas, Blora harus pnya Perda yang mengatur industri Migas di wilayahnya,†kata Sholikin, Selasa (18/6/2013).
Perda tentang Konten Lokal Industri Migas, menurut dia, bertujuan untuk melindungi sekaligus memberi kesempatan bagi warga Blora, untuk turut berpartisipasi dalam industri Migas. Jangan sampai warga Blora, khususnya warga lokal sekitar operasi kegiatan Migas hanya jadi penonton.
“Perda itu nantinya akan menjadi payung hukum bagi mereka untuk ikut andil,” imbuhnya.
Selain itu, perusahaan yang menjadi operator Migas harus menyertakan warga lokal dalam rekrutmen tenaga kerja. Hal itu akan berlaku mengikat bagi semua pelaku migas di Blora.
“Itu akan ditaati bila Blora sudah memiliki Perda konten lokal,” kata mahasiswa semester akhir di STAI Al-Muhammad, Cepu ini.
Dia tambahkan, poin utama dalam Perda itu adalah keterlibatan warga Blora menjadi tenaga kerja, baik di bidang cattering, konstruksi ringan, atau pekerjaan lain yang bisa dilakukan perusahaan lokal. Jadi masyarakat Blora bisa ikut merasakan dampak positifnya.
Selain itu, kendaraan operasional penambangan migas juga harus ber plat nomor Blora. Itu artinya Blora akan mendapat penerimaan dari pajak kendaraan.
Sementara itu, potensi Migas di Blora sangat melimpah. Blora masuk dalam beberapa blok lapangan Migas. Selain Blok Cepu juga terdapat blok migas lainnya seperti, Blok Randugunting, Blok Gundih, Blok Blora, serta lapangan Trembes. Tentu saja keterlibatan kepentingan lokal terkait kegiatan ekplorasi maupun eksploitasi migas di Blora harus diantisipasi sejak dini.
Saat ini blok-blok migas tersebut tengah berlangsung dengan sejumlah kegiatan. Mulai dari survey seismik, pengeboran sumur eksplorasi, serta pengeboran sumur produksi. (ali)