DPRD Bojonegoro Minta Pengeboran Tujuh Sumur Infill Clastic Banyu Urip Dipercepat

Minyak Banyu Urip.
Fasilitas pemrosesan minyak Banyu Urip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – DPRD Bojonegoro, Jawa Timur meminta pengeboran tujuh sumur infill clastic di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu dipercepat. Pengeboran tujuh sumur ini diperkirakan bisa menambah produksi minyak sebanyak 42 juta sampai 62 juta barel.

“Jika itu terealisasi tentu juga akan meningkatkan lifting,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kusharyanto, Jumat (24/11/2023).

Menurut Sigit, penambahan produksi dari pengeboran tujuh sumur infill clastic Banyu Urip akan memberikan dampak positif bagi badan usaha milik daerah (BUMD) Bojonegoro, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), dan tiga BUMD lainnya yang tergabung dalam badan kerja sama (BKS) Blok Cepu, pengelola penyertaan saham (Participating Interest/PI) 10%.

Dampak positif yang dimaksud Sigit adalah meningkatnya pendapatan yang akan diperoleh BUMD Bojonegoro PT ADS dari bisnis PI 10% Blok Cepu.

“ADS harus bisa mengoptimalkan pendapatan selaku pemegang PI Blok Cepu. Kami, DPRD Bojonegoro sagat mendukung penuh,” tegas politisi Golkar ini.

Pengeboran tujuh sumur infill clastic lapangan Banyu Urip oleh operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), ini diperkirakan bisa menambah produksi minyak sebanyak 42 juta sampai 62 juta barel.

Baca Juga :   ExxonMobil Cepu Limited Kirimkan Operator Produksinya ke PPSDM Migas Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

“Sesuai informasi yang kami terima saat rapat bersama SKK Migas, pengeboran tujuh sumur ini akan mendongkrak produksi minyak di Lapangan Banyu Urip,” kata Direktur Utama (Dirut) PT ADS, Mohammad Kundori.

Pengeboran tujuh sumur infill clastic di lapangan Banyu Urip akan dilaksanakan oleh PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Kontrak kerja sama proyek pengeboran telah ditandatangani PDSI dengan EMCL di Jakarta, Kamis, 10 Agustus 2023.

External Manager Affairs EMCL, Beta Wicaksono dikonfirmasi suarabanyuurip.com usai mengisi kuliah tentang industri hulu migas untuk mahasiswa program studi Manajemen Ritel Fakultas Ekonomi Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu (18/10/2023), menyampaikan, pengeboran tujuh sumur infill clastic lapangan minyak Banyu Urip, sedang mulai persiapan.

Pengangkutan (moving) alat pengeboaran menuju lapangan Banyu Urip akan dimulai pada Desember 2023, dan dilanjutkan tajak sumur pada Pebruari 2024.

“Penandatanganan kontrak pengadaan rig untuk pengeboran Banyu Urip Infill Clastic yang kita saksikan hari ini adalah representasi dari kesuksesan kolaborasi antara EMCL, PHE, dan PDSI untuk mempercepat pendapatan rig sehingga jadwal pengeboran dapat dimajukan dari yang semula September 2024 menjadi Februari 2024,” kata Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam siaran resminya.

Baca Juga :   Kucurkan THR Rp15 M, DPRD Bojonegoro Apresiasi Kontribusi Koperasi Kareb Sejahterakan Masyarakat

Pengeboran tujuh sumur infill clastic Banyu Urip akan menggunakan Rig PDSI #40.3 yang berspesifikasi Rig Cyber Electric VFD System dengan kapasitas 1500 HP. Keunggulan Rig ini adalah Fast Walking/Skidding, Compact Rig dan Batch Drilling.

Pengeboran tujuh sumur infill clastic bertujuan untuk menjaga produksi minyak Lapangan Banyu Urip yang saat ini mengalami penurunan secara alamiah. Produksi minyak yang dikelola anak perusahaan minyak raksasa Amerika Serikat, ExxonMobil, ini sekarang ini berkisar antara 160 ribu sampai 170 ribu barel per hari (bph), dari sebelumnya 230 ribu bph.

Diharapkan dengan pengeboran tujuh sumur infill clastic ini produksi minyak Banyu Urip bisa terjaga. Hal ini sejalan dengan target produksi minyak 1 juta berel oil per day pada tahun 2030 yang dicanangkan pemerintah.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *