Fadeli : Tidak ada panic buying di Lamongan

fadeli sidak

SuaraBanyuurip.com – Totook Martono

Lamongan– Jajaran Muspida Lamongan, Jawa Timur melakukan sidak di dua SPBU di Lamongan menjelang kenaikan BBM, Kamis (20/6/2013).

Dua SPBU yang disidak itu berada di Jalan Raya Mantup, dan Jalan Raya Nasional Babat-Surabaya, tepatnya di Kecamatan Turi.

“Hari ini, bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim, kami melakukan sidak terkait rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Tujuan kami untuk melihat kesiapan SPBU di Lamongan. Jangan sampai terjadi kekurangan stok dan kelangkaan, “ ujar Bupati Lamongan, Fadeli, didampingi Kapolres Lamongan, AKBP Solehan, dan Dandim 0812,  Letkol Inf Ade Rizal Muharram, di SPBU Turi.

“Jangan sampai ada antrian panjang terutama menjelang, dan sesaat sesudah pengumuman kenaikan BBM bersubsidi,“ imbuh dia.

Ketiganya juga sempat melihat stok BBM di bak penampung SPBU Turi tersebut. Dari kapasitas 63 ribu liter BBM jenis premium di tempat itu, masih tersisa 51 ribu liter. Sementara BBM jenis solar, dari kapasitas 21 ribu liter, masih ada 16 ribu liter.

Baca Juga :   Surati Kementerian ESDM Minta Solusi Pertamini

“Dari hasil sidak ini, nampaknya tidak ada panic buying (membeli BBM beramai-ramai karena panik-Red) oleh masyarakat. Semua masih berjalan seperti biasa. Namun untuk antisipasi, Pak Dandim dan Pak Kapolres tetap akan siagakan petugas di setiap SPBU, “ kata Fadeli.

Secara umum, sebagaimana disampaikan Kabag Perekonomian Abdul Mu’is melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni, proses distribusi dan stok BBM bersubsidi di Lamongan masih aman. Selama tahun ini, Lamongan mendapat kuota BBM bersubsidi jenis premium sebesar 101 juta liter dan jenis solar sebesar 98 juta liter.

Sampai dengan bulan Mei 2013 dari kuota sebesar 41.973 kilo liter BBM jenis premium, yang terserap sebesar 41.744 kilo liter. Sedangkan BBM jenis solar, dari kuota sampai dengan Mei yang seharusnya 27.742 kilo liter, yang terserap mencapai 45.078 kilo liter, atau sebesar 27 persen melampaui kuota.

Namun dengan kuota sepanjang tahun ini untuk BBM jenis solar yang mencapai 98 juta liter, diperkirakan masih akan aman. “Lamongan dilewati jalan nasional sehingga solar banyak terserap. Pemkab Lamongan akan terus memantau kelancaran proses distribusi BBM dan kesiapan stok di setiap SPBU, “ ujarnya.(tok)

Baca Juga :   Tuban Dipilih Jadi Lokasi Kedua Gudang FAME Setelah Balikpapan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *