Penetapan DPT Jilid III Masih Bermasalah

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora –  Meski telah dilakukan perubahan dan diumukan dalam penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) jilid III Pemilu 2014 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah  tetap saja ditemukan ribuan DPT bermasalah.

Hal membuat lembaga penyelenggara Pemilu di Kabupaten Blora, Panwaslu dan KPU, bersama-sama turun lapangan melakukan perbaikan DPT hasil penetapan DPT jilid III (hasil perubahan) yang masih bermasalah.

Khusus untuk perbaikan kali ini, fokus pada DPT dengan nomor kependudukan (NIK) invalid yang jumlahnya mencapai 2.142 pemilih tersebar di 16 kecamatan. DPT bermasalah lainnya tetap sebagai temuan dari hasil pengawasan.

“Kami intruksikan jajaran Panwaslu di 16 kecamatan dan 295 desa/kelurahan, agar bersama jajaran KPU melakukan pengawasan perbaikan DPT bermasalah,”  jelas Ketua Panwaskab  Blora, Wahono.

Menurutnya, sebelumnya Panwaslu sudah merekomendasikan temuannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 7.102 DPT bermasalah untuk dilakukan perbaikan. Bahkan, KPU juga menyatakan sudah dilakukan perbaikan.

Namun kenyataan, lanjut Wahono, kini masih terdapat 2.142 DPT bermasalah dengan NIK invalid, belum lagi temuan terbaru terhadap DPT bermasalah lainnya.

Baca Juga :   DPRD Minta Penataan Pasar Kota Bojonegoro Akomodir Semua Pedagang

“Kawan-kawan kami di lapangan masih saja menemukan banyak DPT bermasalah baru, temuan itu langsung diberikan ke PPK/PPS,” jelasnya.

Contohnya di Desa Singget, Kecamatan Jati, Panwaslu Kecamatan bersama Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) menemukan satu nomor kartu keluarga (NKK) yang digunakan oleh 86 pemilih, setelah dicermati bersama, memang ada NKK ganda sebanyak itu, dan kini sedang diperbaiki.

Contoh temuan lain, ada pemilih yang sebelumnya sudah masuk DPT, saat ini namanya justru hilang di DPT jilid III. Selain itu, Panwaslu Kecamatan sudah merekomendasikan pemilih di bawah umur agar dicoret, bahkan PPS dan PPK setempat sudah mencoretnya, ternyata kini nama itu muncul lagi.

“Kami sudah undang Ketua KPU Arifin terkait banyaknya temuan DPT bermasalah baru, terhadap temuan itu akan langsung ditindaklanjuti,” tandas Wahono.

Ketua KPU Kabupaten Blora Arifin Halimi, membenarkan adanya masukan dari Panwaslu terhadap temuan-temuan baru soal DPT bermasalah, dia juga menyambut positif instruksi Panwaslu agar  jajarannya jalan bersama di lapangan untuk perbaikan DPT.

Baca Juga :   Masa Kerja 385 PPPK Bojonegoro Diperpanjang, Bupati Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab

“Kami sudah diskusikan temuan-temuan baru dari Panwaslu soal DPT bermasalah, kami langsung tindaklanjuti,” jelasnya.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *