SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Kerja Sama Operasi (KSO) Wilayah Kerja Penambangan (WKP) Banyubang antara  PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Pusat dengan PT. Blora Patra Energy (BPE) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah telah ditandatangani di Jakarta pekan lalu.
Penandatangan itu dilakukan General Manager Pertamina Asset 4, Pribadi Mahagunabangsa dan Direktur PT. Banyubang Blora Energi yang disaksikan Bupati Blora, Djoko Nugroho.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT. BPE Blora, Christian Prasetya, Â yang juga sebagai Direktur PT. Banyubang Blora Energi (BBE) Blora, sebagai anak perusahaan plat merah yang menangani KSO tersebut, menyampaikan, kerja sama itu merupakan kepercayaan kepada Pemkab Blora untuk mengelola satu wilayah kerja penambangan (WKP) minyak dan gas (migas).
“Kerjasama KSO antara PT Pertamina EP dengan BUMD ini adalah kali pertama di Indonesia,” kata Christian kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (23/12/2013). KSO ini merupakan KSO ke-31 yang dikerja samakan oleh Pertamina EP dengan sumlah pihak.
Christian menyatakan, dengan kerja sama KSO di Lapangan Banyubang yang cakupannya meliputi Kecamatan Jiken dan Bogorejo ini perusahannya mempunyai keleluasaan pengelolaan wilayah penambangan di KSO Banyubang.
“Selain mengoptimalkan sumur-sumur tua yang belum digarap secara maksimal. Juga akan dilakukan mengusahakan pencarian sumber minyak baru di tempat tersebut,” tambah Christian.
Dia katakan, dengan kerja sama ini pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan produksi dengan pengelolaan yang professional.
“Jadi nantinya akan ada pengeboran sumur baru dan pengembangan sumur Pertamina di lapangan tersebut,’’ ungkapnya.
Sementara itu Bupati Blora, Djoko Nugroho, mengungkapkan kebahagiaan dan rasa bangga atas kepercayaan PT Pertamina EP kepada Pemkab Blora.
“Kita patut berbangga, semoga kerjasama ini menjadi suatu keberkahan untuk Blora dan PT Pertamina EP,’’ harap Kokok, sapaan akrab Bupati Blora.
Bupati Asli Cepu ini juga menyatakan dukungan penuhnya atas kerja sama ini. “Kami beserta manajemen akan berkerja maksimal dan profesional dalam menjalankan KSO Banyubang ini, karena ini adalah sejarah buat BUMD,†tegas Mantan Dandim Rembang itu.(ali)