SKK Migas Diminta Kelola Gas Nguken

BLH Teliti Nguken

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur akan mengajukan usulan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mengelola gas liar di Desa Nguken, Kecamatan Padangan, Bojonegoro yang selama ini dimanfaatkan warga untuk bahan bakar memasak.

“Kalau nanti Pertamina tidak mau mengelolanya akan kami usulkan ke SKK Migas,” kata Kepala Bidang Pengawasan, Pemantauan dan Pencemaran Lingkungan BLH Bojonegoro, Sutanto, Kamis (16/1/2014).

Dia menjelaskan, gas yang ke luar secara alami dari sumur pompa milik warga membutuhkan tekhnologi tepat guna. Seharusnya yang mampu melakukan itu adalah operator migas seperti Pertamina atau Mobil Cepu Ltd (MCL).

“Tapi jika tidak mau ya kita minta SKK Migas untuk mengolahnya dengan tepat, entah siapa nanti yang mengerjakan,” tukasnya.

Dia menyatakan, akan mendatangkan ahli dalam pembuatan pipa untuk penyaluran gas. Jadi tidak dilakukan secara manual dan asal-asalan karena resiko yang ditimbulkan berbahaya.

Sementara itu, Kepala Desa Nguken, Kusnadi, berharap gas yang terkandung di perut bumi di desanya dapat ditangani oleh para ahli. Paling tidak sumur pompa peninggalan zaman Belanda di tempatnya bisa berubah menjadi alat yang canggih dan aman.

Baca Juga :   Gas Rawa di Jawa Tengah Serius Dikembangkan, di Bojonegoro Instalasi Bantuan untuk Warga Terbengkalai

“Ada 15 warga saya yang memanfaatkan gas itu dengan peralatan seadanya untuk memasak di rumah,” imbuhnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *