SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Program Klaster Mandiri Dompet Dhuafa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program yang telah berjalan sekitar tiga tahun ini mampu memberdayakan masyarakat khususnya dari kalangan ekonomi lemah.
Bupati Blora, Djoko Nugroho, menyampaikan rasa terima kasih adanya Program Klaster Mandiri Dompet Dhuafa. Melalui program ini telah tumbuh dan berkembang usaha komunitas dan lembaga lokal. Dimana beberapa usaha komunitas di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), peternakan dan perikanan baik yang dikelola perorangan, kelompok maupun lembaga.
“Saya selaku Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras tim Dompet Dhuafa di Kabupaten Blora. Harapannya Klaster Mandiri Dompet Dhuafa di Kabupaten Blora bisa menjadi percontohan daerah lainnya,” ucap Kokok, demikian sapaan akrab Djoko Nugroho.
Orang nomor satu di Pemkab Blora ini mengatakan, hasil yang sudah bisa dirasakan manfaatnya ini melalui kerja keras dan perjuangan yang lama. Artinya sudah menjadi kewajiban masyarakat untuk terus mengembangkan.
“Ini sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kita,” katanya saat dalam Workshop Akhir Program Klaster Mandiri di Balai Desa Nglaroh Gunung, Kecamatan Jepon, Selasa (18/2/2014)).
Lebih lanjut, Kokok  mengingatkan, keberlangsungan usaha yang telah dicapai tergantung dari kemauan dan komitmen masyarakat untuk berubah menjadi baik. “Hasil yang kita peroleh sesuai dengan seberapa keras usaha kita,†tandasnya.
Berdasarkan data yang diperoleh program yang telah tercapai, UMKM sebanyak 19 Â kelompok dengan 159 mitra usaha, peternakan sebanyak delapan kelompok dengan jumlah mitra 90 orang, dan sektor Pertanian sebanyak sembilan kelompok dengan 100 mitra dimana kesemuanya tersebar di Kecamatan Jepon dan Jiken.
Jenis usaha UMKM meliputi usaha pembuatan keset, aneka makanan ringan dan usaha musiman. Sedangkan di sektor Peternakan meliputi pembibitan dan penggemukan kambing, pengadaan pastura, warung pupuk, penjualan pakan ternak, usaha saprotan dan sapronak.
Sementara itu, disektor Pertanian meliputi budidaya padi dan hortikultura, usaha kios saprotan, jual beli hasil pertanian dan produksi kompos. Lewat Program Klaster Mandiri Dompet Dhuafa juga telah terbentuk tiga koperasi. (ali)