SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Kontraktor proyek sumur gas di Blora, PT IKPT-Adhi Karya, tak segera merampungkan pembangunan jalan dari Dusun Tambak, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan ke Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah karena diduga kesulitan dana. Â
Kabar tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi antara pihak Perwakilan Pertamina EP PPGJ, Konsorsium IKPT- Adhi Karya selaku kontraktor, Muspika Kecamatan Kradenan, Pemerintahan Desa Sumber, tokoh masyarakat, serta warga sekitar jalan lokasi pembangunan.
Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni, menyampaikan perihal beredarnya kabar tersebut di forum rapat koordinasi. “Kita mencoba uraikan masalahnya dulu. Ada kabar kalau kontraktor belum bisa maksimal mengerjakan dikarena terkendala masalah pendanaan. Makanya itu harus dirembug, apakah benar itu, kalaupun toh benar, maka bisa dicari solusinya,” ujarnya.
Menurutnya, karena dalam pengerjaan jalan hanya tinggal melanjutkan saja, tanpa harus melakukan perencanaan seperti diawal pekerjaan. Masyarakat  tahunya itu proyeknya Pertamina. Masak sekelas Proyek Pertamina kesulitan pendanaan. Apapun permasalahannya, warga memandangnya pada pihak Pertamina.
“Perihal kontraktor yang kesulitan dana, mereka tidak mau tahu, yang pasti mereka menginginkan jalan cepat selesai dan bisa lancar aktivitasnya,” imbuh Zaki.
Menanggapi hal itu, Aldo Pardede, Perwakilan Managemen Pertamina EP melontarkan solusi terbaiknya. Kalaupun masalah dana Pertamina bisa saja menyanggupinya, dengan catatan setelah pekerjaan selesai diklaimkan dengan pengurangan nominal dari nilai proyek untuk perbaikan jalan tersebut.
Namun demikian, tambah Aldo, itupun harus mengikuti tatacara dan prosedur yang diperbolehkan untuk itu. Tawaran tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi Agus Tarigan, Perwakilan dari Konsorsium IKPT- Adhi Karya.
“Setelah masalah dana bukan menjadi permasalahan lagi. Sekarang yang terpenting lagi masalah waktu dilanjutkannya pekerjaan sampai selesai. Ini penting karena jangan sampai dibiarkan  masyarakat terlalu lama menunggu dan tidak ada kepastian,” ungkap Zaki.
Setelah melalui pertimbangan yang cukup matang akhirnya di sepakati beberapa point penting yang akan menjadi acuan dalam kelanjutannya. Kesepakatan itu antara lain, Pemerintah Desa menuntut adanya tindak lanjut atas komitmen nyata, untuk  segera direalisasikan terkait perbaikan jalan dari Dusun Tambak, Desa Sumber sampai Desa Temulus, Kecamatan Randublatung.
Pihak konsorsium PT IKPT – Adhi Karya, akan segera menyelesaikan tindak lanjut perbaikan jalan itu. Targetnya pekerjaan bisa diselesaikan sampai batas waktu akhir bulan April 2014. (ali)