Bibit Tebu Unggul Untuk Petani Blora

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Pabrik gula di Kabupaten Blora, Jawa Tengah milik PT Gendhis Multi Manis (GMM) Blora, menyiapkan beberapa program untuk mendukung  swasembada gula nasional 2014. Langkah yang ditempuh menyiapkan 1,5 Juta bibit tebu unggul yang dinamakan Single Bud Planting (SBP), akan ditanam di lahan Kebun Bibit Datar (KBD) di Blora.

Seperti disampaikan, Wahyuningsih, Bagian Tanaman PT GMM kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (31/3/2014), Program SBP ini merupakan kerjasama dari Dinas Perkebunan Jawa Tengah dan Koperasi Tebu Petani Rakyat (KPTR) se-Jawa Tengah dengan semua PG se-Jawa Tengah. Adapun penyediaan bibit SBP ini dari Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI).

Menurut Wahyuningsih, metode bud chips adalah teknologi percepatan pembibitan tebu dengan satu mata tunas yang diambil dari bibit tebu. Metode ini sangat banyak manfaatnya dibanding tanaman tebu konvensional.

“Kelebihannya prosentase bibit tebu yang hidup lebih besar dan relatif kecil gagalnya, jumlah anakan lebih banyak, dan tinggi tanaman seragam,” ungkapnya.

Baca Juga :   Cawabup 02 Nurul Azizah Hadiri Launching Yayasan Pendidikan Panjallu di Gayam

Adapun pembibitan tanaman tebu SBP ini dilakukan pada bulan Maret 2014 di PG Blora dan nantinya akan ditanam di lahan KBD Blora pada bulan Mei 20 2014, pada bulan Oktober 2014 ditanam di lahan Kebun Tebu Giling (KTG) Pola II pada musim tanam 2014/2015.

”Program SBP ini merupakan bibit tanaman tebu unggulan, banyak manfaat dari budidaya bibit ini. PG Blora, Dinas Perkebunan Blora dan KPTR sebagai tim teknis, PT GMM siap untuk mendampingi proses pembuatan bibit ini sampai selesai ditanam di lahan KBD hingga sampai lahan KTG”, imbuhnya.

Dia mengungkapkan, Besar harapannya dari bibit SBP ini bisa menghasilkan jenis tebu yang berkualitas baik sehingga bisa meningkatkan produksi tebu dan tentunya menghasilkan rendeman yang optimal.

PG Blora selama menjalankan proses pembibitan SBP ini dibantu oleh tenaga kerja yang dekat dengan ring 1 pabrik, dengan merekrut sekitar 200 tenaga kerja, diantaranya dari desa Tinapan, Kedungwaru, Kedungwungu, dan lainnya.

“Ini juga menjadi langkah nyata PG Blora dalam memprioritaskan tenaga kerja di lingkungan sekitar pabrik. Semoga dengan dibantu tenaga kerja sekitar PG Blora ini bisa menambah penghasilan ekonomi mereka dan terjalin kerjasama yang saling menguntungkan antara PG Blora dan warga sekitarnya”, kata Wahyu.(ali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *