SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Sebetulnya pada hari yang sama, Senin (26/5/2014), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, dijadwalkan akan mengisi secara live acara Talk show televisi nasional dalam kaitannya dengan ketahanan energi nasional yang bisa dipesankan kepada Calon Presiden terpilih nantinya.
“Karena kecintaan saya kepada mahasiswa STEM Cepu yang akan diwisuda, makanya saya lebih memilih datang kesini. Dan apa yang akan saya omongkan di acara talk show itu akan saya pidatokan disini,” kata Jero Wacik.
Menurut Wacik, kalau negeri ini mau selamat dalam ketahanan energi, maka negara harus mengurus energi. “Oleh karena itu saya sudah mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM tentang catur dharma energi,” ungkapnya.
Jero Wacik mengemukakan dalam  kebijakan energi yang tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM tentang Catur Darma Energi tersebut pertama, peningkatkan produksi migas dengan cara memperbanyak eksplorasi, mempermudah perizinan, pemberian insentif fiskal dan memperbaiki aturan atau regulasi.
“Kedua, mengurangi pemakaian dan impor BBM dengan cara menggunakan energi alternatif. Membuat bensin untuk 1 liter bensin biayanya 9.500 kita jual 6.500. Menggelembunglah Subsidi BBM, padahal BBM itu impor. Kalau harga minyak dunia naik, akan ikut mahal,” kata Wacik.
Ketiga, lanjut Jero Wacik, dorong masif pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan aneka sumber tenaga seperti surya, panas bumi, biomassa, tenaga nuklir.
“Kita saat ini mempunyai listrik 50 ribu mega watt. Jaman sebelumnya hanya 25 ribu mega watt. Tetapi masih kurang untuk penuhi kebutuhan nasional. Makanya diperlukan sumber  energi baru dan terbarukan,” tandasnya.
Hal itu seperti, sumber energi geotermal sebesar 30 ribu mega watt itu dari  kita punya 127 gunung berapi, dimana ada gunung berapi ada magma, di magma itu ada panas panas bumi.” Oleh karena itu  1juli mendatang direncanakan undang-undang panas bumi atau gethermal ditetapkan,” katanya.
Selain itu, potensi Hidromassa, kita punya 70 mega waatt, sementara potensi dari tenaga surya ada 50 ribu megawatt. “Itu terbarukan semua. Dari data terhimpun Total potensi energi terbarukan 150 ribu mega watt. Itu harus menjadi perhatian penting bagi capres terpilih, bila ingin Indonesia selamat dan berketahanan energi,” ungkap Wacik.
“Dan terakhir ke empat, hemat energi seperti melakukan penghematan penggunaan listrik. Bila tak ada nonton TV, matikan TV, matikan AC, matikan lampu bila ditinggalkan,” pesannya. (ali)