SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Bojonegoro – Kebakaran di Sumur SKW 8 Pad B Lapangan Sukowati, Blok Tuban, di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikelola Joint Operating Body Pertamina –PetroChina East Java (JOBP-PEJ) sudah dapat dikendalikan. Bahkan dua sumur yang sebelumnya sempat ditutup yakni SKW 7 dan 10, sekarang sudah produksi normal.
“Meski begitu kita bekerja sama dengan SKK Migas pusat terus memonitor ketat perkembangan investigasi yang masih dilakukan tim kami dan JOBP-PEJ,†kata  Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi  Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (SKK Migas Jabamanusa), Arief Sukma Widjajakepada suarabanyuurip.com, Jum’at (30/5/2014) malam.
Arief mengaku, belum mengetahui hasil sementara perkembangan investigasi yang dilakukan tim SKK Migas dan internal JOBP-PEJ. Sebab sampai ini investigasi masih terus berlangsung.
“Kita berharap semuanya segera selesai, dan kegiatan berjalan normal kembali,†ujar dia.
Saat ini, kata Arief, dua sumur yang sebelumnya sempat ditutup dan dihentikan aktivitasnya sekarang sudah produksi kembali. Untuk sumur SKW 7 produksinya sebanyak 3600 barel per hari dan SKW 10 sebanyak 700 barel per hari.
“Sumur SKW 8 yang sampai saat ini masih shutdown. Awalnya sumur itu berproduksi 160 barel dan dilakukan perbaikan untuk ditingkatkan produksinya 300 sampai 500 barel,†ujar dia, mengungkapkan.
Arief menegaskan, kebakaran di Sumur SKW 8 yang menyebabkan tiga pekerja mengalami luka bakar itu bukanlah blowout atau gas kick. Sebab tidak ada tekanan gas dan api dapat dipadam dalam waktu singkat.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sumur SKW 8 Pad B meledak dan mengakibatkan tiga pekerja menderita luka bakar Selasa (27/5/2015), sekira pukul 00.15 WIB lalu. Mereka adalah Nurul Huda, (22), dan Tarsam, (30), keduanya warga Desa Rahayu Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, serta Joko (26), warga Kampung Rukti Indah, Kecamatan Seputih Rahman, Lampung Tengah. (suko)
Berikut Kronologis Kejadian Rig NYT-15 Terbakar di Sumur SKW-08 Pad B:
Pukul 16:00 : selesai cabut Scrapper 7â€.
Pukul 16:00 – 17:30 : Rig up Elnusa wire line unit.
Pukul 17:30 – 22:00 : Elnusa set Cement Retainer di kedalaman 6545 ftMD.
Pukul 22:00 – 23:00 : R/D Elnusa wire line.
Pukul 23:00 -Â 23:30Â : Isi lubang sampai penuh, Tutup BOP (Blind ram) Test casing dan CR 500 psi/10 mnt, ok. Buka BOP (Blind ram)
Pukul 23:30 – 24:00 : L/D 2 std DP 3-1/2â€, pada saat akan L/D DC 4-3/4†terjadi semburan dari dalam sumur. Tutup BOP (Blind ram), tiba sumur meledak dan terjadi kobaran api yang membakar rig. Api kemudian menjalar ke Mud tank 1 dan 2.
Pukul 24:00 – 00:45 : dilakukan tindakan pemadaman dan api berhasil dipadamkan.