SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) menggandeng Spektra melaksanakan Lokakarya dan Pelatihan Pengelolaan Kegiatan Tim Sanitasi Desa di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG), Jalan Rajekwesi Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (13/10/20140).
Acara itu dibuka oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Siti Aminarti. Turut hadir Dokter Puskesmas Gayam, Kecamatan Gayam, dr. Joko Sulistyo, dan Direktur Utama (Dirut) Spektra, Roni dan diikuti sebanyak 50 kader PKK dari Desa Beged, Desa Cengungklung, Desa Mojodelik, Desa Katur, Kecamatan Gayam, dan Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.
Public and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya, menyampaikan, MCL sealu berupaya secara berkesinambungan untuk berkontribusi positif kepada masyarakat melalui tiga program yang menjadi pilar utama. Yakni pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
“Program sanitasi dan air bersih ini merupakan salah satu program kami di bidang kesehatan yang sudah ada sejak tahun 2008 lalu. Keberhasilan program ini tidak lepas dari peranan serta dukungan masyarakat, pemerintah desa dan daerah,â€ujar Rexy kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengungkapkan, untuk tahun ini MCL telah memberikan bantuan jamban sebanyak 348 buah di seluruh desa sekitar ring 1 Blok Cepu. “Diharapkan, dengan adanya sanitasi yang baik, tercipta masyarakat yang sehat,” tegas Rexy.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK, Siti Aminarti, mengungkapkan, rasa terimakasih kepada MCL yang telah membantu pemerintah di bidang kesehatan bagi masyarakat di Bojonegoro khususnya sekitar wilayah pengeboran melalui program sanitasi dan air bersih selama ini.
“Sejak beroperasi, MCL telah memberikan bantuan sebanyak 3000 jamban bagi desa yang belum ODF di sekitar wilayah operasi dan ini sangat luar biasa,†kata wanita yang juga istri dari Wakil Bupati, Setyo Hartono ini.
Aminarti menyatakan, meskipun bantuan yang diberikan masih berupa kloset atau WC tanpa ada bangunan atau penutup, namun keberadaan jamban ini patut disyukuri, karena selama ini masyarakat masih buang air besar di bawah pohon bambu ataupun sungai.
“Mudah-mudahan dengan support dari MCL ini, perilaku masyarakat bisa berubah dan tujuan menjadikan menyehatkan lingkungan bisa tercapai seratus persen,†tandasnya.
Wanita Kelahiran Desa sudu, Kecamatan Gayam, ini menyampaikan, dengan adanya lokakarya dan pelatihan yang diberikan MCL bersama Spektra kepada kader-kader PKK bisa diimplementasikan kepada keluarga dan masyarakat luas.
“Terlebih bantuan MCL ini mendukung program Bupati yaitu menuju desa sehat dan cerdas,â€tegasnya.(rien)