SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation melakukan tes seleksi kepada 18 putra daerah Bojonegoro, Jawa Timur, dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tingkat satu, di Pusat Belajar Guru, Jalan Rajawali, Jumat (24/10/2014).
Program Officer  Putera Sampoerna Foundation, Yusuf Yordan Yasin, mengungkapkan, tes dilakukan beberapa tahapan diantaranya tes potensi akademik, psikotes, tes interview mengenai minat bakat dan jurusan yang dipilih, studi kasus, dan forum discussion, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki masing-masing personal.
“Dari 18 peserta yang diseleksi, hanya 5 anak yang akan diberikan beasiswa nantinya, tapi satu anak berhalangan hadir jadi yang memengikuti seleksi 17 anak,†ujar Yordan, sapaan akrabnya.
Pria asal Bogor, Jawa Barat itu mengungkapkan, tes ini bertujuan untuk mendapatkan bibit-bibit unggulan dan layak meraih beasiswa di perguruan tinggi sesuai jurusan yang digeluti masing-masing mahasiwa.
“Untuk mendapatkan peserta ini, kami melakukan pendataan mahasiswa dari seluruh Kabupaten Bojonegoro di semua Universitas Negeri, dan terpilih dari Intitute Tekhnologi Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Negeri Malang,†tukasnya.
Beasiswa ini nantinya, lanjut Yordan, berupa pembebasan biaya SPP, kebutuhan sehari-hari, biaya penelitian, sampai dengan skripsi. Sehingga membutuhkan seleksi yang benar-benar ketat agar tidak salah sasaran.
“Kami berharap, mereka menjadi generasi muda yang menerapkan ilmu demi kemajuan Bojonegoro nantinya,†tegas pria berkacamata ini.
Sementara itu, salah satu peserta bernama Fahat, Mahasiswa Teknik Elektro dari Intitute Teknologi Surabaya (ITS), mengatakan, sangat senang mengikuti seleksi beasiswa yang diberikan oleh EMCL. Ia berharap bisa mendapatkan peluang emas tersebut.
“Untuk meringankan beban keluarga saya harus mendapatkan beasiswa ini. Karena, ini kesempatan yang langka,†ujar pemuda yang bercita-cita menjadi pengusaha di sektor migas ini.
Sementara itu, Public and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, beasiswa ini diberikan sebagai komitmen EMCL untuk ikut berkontribusi dalam memajukan sektor pendidikan melalui program beasiswa tersebut.
“Terutama mendukung program Pemerintah Kabupaten untuk mencetak Generasi Emas Bojonegoro,†ujarmya.
Rexy mengungkapkan, untuk mendapatkan mahasiswa ini harus memiliki potensi intelejensi yang tinggi dan berkualitas, tapi juga dipilih dari keluarga yang tidak mampu terutama bagi pemuda di ring 1 Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu.
“Harapan kami para penerima beasiswa bisa mneyelesaikan studinya, karena semua biaya ditanggung dari awal sampai akhir perkuliahan,†tegasnya.(rien)